Pabrik CPO PT TBJ Picu Konflik

  • Whatsapp

Serdang Klaim tak Sepenuhnya Masuk Jeriji
Camat Toboali Bentang Peta BIG

TOBOALI – Pihak Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan melakukan pertemuan dengan Pemdes Serdang dan Pemdes Jeriji, guna menghindari pertikaian antar dua masyarakat tersebut terkait lahan pembangunan pabrik CPO PT Tama Buana Jaya (TBJ).
Pertemuan tersebut menyusul adanya klaim masyarakat Serdang terkait lahan pembangunan CPO PT TBJ sebagian masuk dalam wilayah desa Serdang.
Dalam pemaparan Camat Toboali Jusvinar dibantu oleh tim teknis dari Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perhubungan (PUPRP) Basel dinyatakan kawasan yang akan dibangun pabrik CPO masuk Desa Jeriji sesuai hasil peta dan data dari Badan Informasi Geospasial (BIG) yang sebelumnya bernama Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) yang merupakan lembaga pemerintah non kementerian Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang informasi geospasial.
“Merujuk kepada peta rupa bumi tahun 2003 dan data Badan Informasi Geospasial (BIG) yang terbaru hasil konsultasi bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perhubungan (PUPRP) Basel, wilayah Pembangunan Pabrik CPO tersebut sepenuhnya berada dalam wilayah Desa Jeriji. Kita hanya memaparkan data saja, karena peta dan data itu bukan kita yang buat tetapi BIG selaku lembaga negara yang punya otoritas melakukan itu,” jelas Jusvinar.
Oleh karena itu, Ia mengingatkan masyarakat di kedua desa tersebut melalui Pemdes, BPD, tokoh masyarakat dan tokoh agama selaku wakil masyarakat agar dapat menyikapi permasalahan tersebut secara arif dan bijak agar tidak menimbulkan permasalahan baru. “Marilah kita sikapi permasalahan ini dengan arif dan bijak, tetap jaga Kamtibmas di desa masing-masing jangan sampai main hakim sendiri. kalau memang masih ada pihak yang belum menerima hasil pemaparan tersebut mari kita musyawarahkan dan kami hanya memaparkan peta dan data yang ada,” pungkasnya.
Sementara itu, Mori Sanjaya Kabag Pemerintahan Pemkab Basel mengatakan, Pemkab Basel bersama Badan Informasi Geofersial (BIG) akan melaksanakan pemetaan batas desa secara katometrik tentang batas tanpa kesepakatan yang merupakan program nasional “Pemetaan batas desa nantinya akan dilakukan di seluruh desa di Bangka Selatan bersama dengan Badan Informasi Geofersial (BIG), Jadi tidak hanya menyelesaikan batas wilayah desa Jeriji dan Serdang saja karena ini program nasional,” imbuhnya
Ia menambahkan, tim penetapan dan penegasan batas desa saat ini sudah terbentuk sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 45 tahun 2016 tentang pedoman penetapan dan penegasan batas antar desa yang diketuai oleh Bupati dan Wakil Bupati untuk tingkat kabupaten.
Hadir pada pertemuan itu, Kabag Pemerintahan Setda Basel Mori Sanjaya, Kanit Intel Polsek Toboali Hendra Tama, perwakilan dari kedua desa. (raw/6)

Related posts