Pabrik Arak di Bangka Digerebek Polisi, dari Kompor hingga Mobil Xpander Disita

  • Whatsapp
Tim Satgas Gakum Ditreskrimum Polda Babel saat mengeluarkan hampir satu ton arak putih dari dalam pabrik arak rumahan yang digerebek di Sungailiat, Kabupaten Bangka. (Foto: Ist/Bambang Irawan)

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Sebuah pabrik arak di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, digerebek Tim Satuan Tugas Penegakan Hukum Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Satgas Gakum Ditreskrimum Polda Babel).

Hasilnya, hampir 1000 liter atau 1 ton arak putih yang dikemas dalam jerigen dan botol-botol, disita polisi. Selain itu, peralatan membuat arak di pabrik rumahan ini, mulai dari tabung gas elpiji 3 kg, kompor, tungku, ember hingga satu unit mobil Xpander juga diangkut ke Polda Babel.

Read More

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Babel, Kombes Pol Budi Hermawan diwakili Kasubdit 3 Jatanras, AKBP Wahyudi mengungkapkan, penggerebekan pabrik arak ini dalam rangka Operasi (Ops) Pekat Menumbing 2020 di Jalan Maria Goreti Sungailiat, Kabupaten Bangka pada Senin (11/5/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

Tidak hanya barang bukti, pelaku pembuat dan penjual miras jenis arak putih itu, yakni Muk Khin alias Akim (41) serta Sunarto alias Asiung (32), turut ditangkap polisi dalam operasi ini.

Wahyudi menjelaskan, penggerebekan diawali ketika tim melakukan pengecekan di rumah Akim dan hasilnya ditemukan barang bukti berupa 1 jerigen berisi arak putih, 10 botol arak dan uang tunai sebesar Rp550.000, hasil penjualan.

“Miras tersebut dibeli dengan harga Rp200 ribu per jerigen dari Asiung. Kemudian, tim langsung menuju rumah Asiung di Kontang Sungailiat dan sesampainya di sana, tim mengecek rumah kosong di depan rumah tersangka,” tutur Wahyudi kepada rakyatpos.com, Selasa malam (12/5/2020).

Saat digerebek, rumah kosong yang menjadi pabrik pembuatan arak itu, menyimpan sebanyak 56 jerigen berisi sekitar 17 liter arak putih per jerigen. Hampir satu ton arak putih itu siap diedarkan pelaku ke wilayah Kabupaten Bangka dan sekitarnya.

Selain arak sebanyak itu, 9 tabung gas elpiji 3 kg, 3 unit tungku dan kompor, 27 ember bahan baku arak, 1 buah dandang besar, 10 kg gula pasir serta 1 unit mobil Mitsubishi Xpander diangkut petugas.

“Barang-barang tersebut diduga milik Asiung, pembuat dan penjual miras jenis arak. Kedua tersangka berikut barang bukti telah kita bawa ke Polda Babel untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kasubdit Jatanras ini menambahkan, barang bukti tersebut diangkut bersama dengan Subsatgas Preventif Dit Samapta Polda Babel. Kini, pemilik pabrik arak dan pengedarnya telah mendekam di sel tahanan Mapolda Babel. (bis/1)

JustForex

Related posts