P21, Berkas Kasus Pembunuhan Nurmaela Dilimpahkan ke Kejaksaan

  • Whatsapp
Rekonstruksi kasus pembunuhan Nurmaela oleh tersangka Dwi Santoso (31) di Pantai Sumur Tujuh, Kelurahan Padang Mulia (foto: Muhammad Tamimi) 

KOBA – Proses hukum kasus pembunuhan dengan tersangka Dwi Santoso (31) terhadap korban Nurmaela (30), warga Desa Perlang, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) terus berlanjut. Kini, kasusnya sudah dinyatakan lengkap atau P21 dan sudah dilimpahkan Polres Bateng ke Kejari Bateng.

“Berkas penyidikan kasus pembunuhan di Pantai Sumur Tujuh, Kelurahan Padang Mulia pada Selasa (13/05/2019) lalu sudah dinyatakan lengkap atau P21. Berkas sudah kami limpahkan ke Kejari untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, AKP Robbi Ansyori, Senin (24/06/2019).

Dia menjelaskan, kasus tersebut sudah diproses sesuai prosedur dan masuk tahap P21 sekaligus menunggu proses tahap dua yaitu penyerahan sejumlah barang bukti yang belum kami sampaikan.

“Setelah berkas P21 ini kami sampaikan, nanti kami menunggu jawaban dari pihak kejaksaan apakah ada kekurangan atau sudah lengkap,” ungkapnya.

Robbi menjelaskan, pengungkapan kasus pembunuhan ini tergolong berbeda dibandingkan kasus lainnya karena pihaknya melakukan pengungkapan melalui media sosial.

“Kami memulai mengungkap kasus ini dari pembicaraan korban dengan tersangka melalui Facebook, terus dikembangkan hingga akhirnya mengarah kepada tersangka Dwi Santoso,” terangnya.

Kasus tersebut, menurutnya dengan motivasi cinta segi tiga lantaran korban tidak rela pelaku menikah dengan wanita lain yang menjadi pilihannya.

“Dwi Santoso diketahui menjalin hubungan dekat dengan korban Nuramaela dan dekat dengan wanita lain bernama Rika, bahkan sudah berencana untuk menikah dengan Rika,” tuturnya.

“Korban tidak terima dengan keputusan pelaku, akhirnya terjadi pertengkaran di Pantai Tanjung Langka yang berujung korban tewas dengan cara dicekik dengan menggunakan jilbab korban,”tandasnya. (ran)

Related posts