by

Ormas Babel Kutuk Donald Trump

-NEWS-81 views
KUTUK TRUMP – Aksi damai aktifis mengutuk dan mengkecam Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di perempatan lampu merah Jalan Sudirman, kemarin mengundang perhatian pengguna kendaraan, dan tampak membuat sibuk Polantas mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar dan tertib. (foto: Rovi Rapos)

Umat Islam Bersatu Pertahankan Yerusalem
Gelar Aksi Longmarch
Tuntut Aksi Nyata Pemerintah RI

PANGKALPINANG – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam yang menamakan diri Baitul Muslimin Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bamusi Babel) dan Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Pangkalpinang melakukan aksi solidaritas untuk Palestina di Alun-Alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang, Selasa (12/12/2017).
Dalam aksi damai tersebut, kedua Ormas Islam dalam tuntutannya mengecam dan mengutuk keras Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mengaku serta mengatakan Yerusalem sebagai Ibukota zionis Israel.
Mereka juga mengutuk keras zionis Israel yang sewenang-wenangnya menjajah warga Palestina, serta mendesak dan mendukung langkah-langkah Pemerintah Indonesia melakukan aksi nyata dengan menggalang dukungan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) bagi pembebasan Palestina.
Dalam aksi itu juga, mereka mengajak umat Islam di seluruh dunia untuk menggalang bantuan bagi perjuangan muslim Palestina dan mendesak dewan PBB untuk memberikan sanksi kepada zionis Israel.
Pantauan harian ini, meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat dan mendung, namun tak menyurutkan langkah dan semangat Bamusi dan BMI untuk menyuarakan aspirasinya yang sekali-sekali terdengar suara takbir.
Ketua BMI Babel, Imam Wahyudi mengatakan, pihaknya mengecam keras sekaligus mengutuk tindakan kesombongan Amerika, dalam hal ini Presiden AS, Donal Trump.
“Itu menciderai demokrasi dunia yang katanya Amerika adalah demokrasi paling baik di dunia, tetapi justru ini akan memecahbelahkan persatuan umat di dunia. Karena itu kami dari Baitul muslimin Indonesia dan BMI mengecam dan mengutuk keras terhadap tindakan Amerika tersebut,” tegas Imam dalam orasinya.
Ia bersama ormasnya dan BMI ikut mendukung sepenuhnya pemerintah Indonesia melalui Menteri luar Negeri untuk segera membangun komunikasi dengan negara-negara Islam Timur Tengah dan negara organisasi-organisasi Islam dunia.
“Kami ingin pemerintah juga ikut mengutuk dan mencabut kerjasama dengan Amerika agar tidak memindahkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Karena ini kemerdekaan Palestina, kita perjuangkan sampai selesai,” pintanya.
Sedangkan Habib Ahmad Sahab salah satu Tokoh Agama Kalimantan Timur yang juga menyempatkan hadir pada aksi tersebut menyatakan, semua muslim adalah saudara.
“Kewajiban kita sebagai umat muslim kalau kita umat Nabi Muhammad SAW, maka kewajiban kita adalah membantu saudara-saudara kita yang teraniaya dan mudah-mudahan hari ini yang telah dimulai Bamusi bisa disusul yang lainnya agar kesadaran-kesadaran bahwa persatuan itu adalah hal yang penting. Kita boleh berbeda dalam kelompok, berbeda dalam partai tetapi kita tetap saudara sama-sama muslim sama-sama mengatakan Asyhadualla ilahaillallah Waassyhadu annamuhammadarrasulullah,” terang Habib Ahmad.
Dia menambahkan, umat Islam harus bangkit untuk membela rakyat Palestina guna menentang kebiadaban Presiden Donald Trump yang semena-mena menindas umat muslim.
“Sekali lagi saya katakan, tadi apa yang dilakukan Donald Trump dan kroni-kroninya, mereka adalah orang yang telah arogansi yang luar biasa dan kita umat Islam tidak boleh diam ketika ini terjadi,” tambahnya.
Usai berorasi, umat Islam yang tergabung dalam Bamusi dan BMI turut mendoakan muslim Palestina yang ditindas oleh Presiden Amerika Serikat. (bis/6)

Comment

BERITA TERBARU