Oplos Migor, Gudang Indofood Digerebek

No comment 2054 views

DISEGEL POLISI – Ratusan dus minyak goreng merek Fitri disegel dengan garis polisi di bagian belakang gudang Nusantara Grup mitra Indofood dalam penggerebekan dua hari lalu. Minyak goreng ini dimasukan pekerja gudang ke dalam jerigen dan berubah nama bermerek Fortune. Juga diduga terjadi pengoplosan minyak goreng di gudang ini, sehingga bos Nusantara Group, Handriyanto dan Kepala Gudang Acun hingga kemarin diperiksa polisi. (Foto: Bambang Irawan)

Ratusan Dus Migor Oplosan Disita
Dari Merk Fitri Menjadi Fortune

PANGKALPINANG – Kejahatan ekonomi dibidang pangan, kembali terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jika pekan kemarin tiga bos pupuk ditangkap lantaran mendistribusikan pupuk tanpa izin edar, kali ini gudang Nusantara Grup mitra PT Indofood yang diduga mengoplos minyak goreng (migor), digerebek polisi.
Penggerebekan gudang yang terletak di kawasan Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang dan lebih dikenal dengan nama gudang Indofood itu, dilakukan Senin (7/8/2017) sore sekitar pukul 15.00 WIB oleh jajaran Subdit 1 Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Indag Ditreskrimsus Polda Babel) yang tergabung dalam Tim Satgas Pangan Provinsi Babel.
Dari dalam gudang yang kini telah disegel polisi, berhasil diamankan ratusan dus minyak goreng oplosan, jerigen, stiker dan peralatan lainnya. Pengelola gudang dan sejumlah pekerja yang mengoplos minyak goreng itu pun diangkut ke Mapolda Babel.
Informasi yang dihimpun wartawan harian ini, penggerebekan gudang karena dugaan pengoplosan minyak goreng bermerek Fitri menjadi merek Fortune ini bermula ketika para pekerja gudang sedang melakukan pengemasan ulang minyak goreng.
Modus yang digunakan, para pekerja menuangkan isi minyak goreng Fitri kemasan plastik ke dalam jerigen putih kosong kapasitas 5 liter. Setelah diisi, jerigen tersebut ditempeli stiker merek Fortune yang kemudian akan didistribusikan kepada pedagang di Pulau Bangka.
Saat memindahkan minyak goreng kemasan plastik ke dalam jerigen di bagian belakang gudang itulah, sekitar 15 anggota Polda Babel yang mengendarai 6 unit mobil langsung turun menggerebek gudang itu. Para pekerja pun tak berkutik ketika dipergoki polisi. Gudang kemudian disegel, para pekerja dan pengelola gudang diangkut ke kantor polisi.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Babel, Kombes Pol Mukti Juharsa ketika dikonfirmasi Rakyat Pos tak menampik adanya penangkapan minyak goreng diduga oplosan dari gudang PT Indofood itu. Penyidik usai penyitaan barang bukti langsung melakukan pemeriksaan terhadap bos Nusantara Group, Handriyanto dan Kepala Gudang Acun dalam kasus dugaan pengopplosan migor itu.
“Masih diperiksa saksi-saksi. Besok saya ekspos. Banyak (jumlah barang bukti). Tapi, saya lupa (jumlahnya),” ungkap Dirreskrimsus kemarin malam.
Selain masih melakukan pemeriksaan saksi, Mukti menambahkan, pihaknya akan mendalami kasus ini. “Sekarang masih pemeriksaan para saksi,” tambahnya.
Dalam pantauan wartawan, Handriyanto dan Acun masih menjalani pemeriksaan hingga malam usai penyitaan barang bukti. Selain, Handriyanto yang masih mengenakan seragam bertuliskan Nusantara Group dan Acun, karyawan lainnya juga turut dimintai keterangan. (bis/1)

No Response

Leave a reply "Oplos Migor, Gudang Indofood Digerebek"