Oknum Wartawan Ngamuk di Mapolres

No comment 503 views

Kartu Pers ini yang ditunjukan oknum wartawan RD saat mengamuk di Mapolres Pangkalpinang, karena kendaraan keluarganya terjaring razia. Ia mendesak kendaraan itu dilepaskan meski tanpa surat-surat. (Foto: Dwi Sadmoko)

Motor Keluarga Terjaring Razia
Ngotot Minta Kendaraan Dilepaskan

PANGKALPINANG – Pihak Kepolisian gabungan Polda Babel dan Polres Pangkalpinang terus melanjutkan operasi cipta kondisi yang ditingkatkan pada bulan ramadan ini di wilayah hukumnya, Sabtu (17/6/2017) malam. Kali ini kedua tim gabungan ini berpencar melakukan penyisiran di lokasi yang berbeda di Kota Pangkalpinang.
Ada yang menarik dalam razia kali ini. Seorang oknum warga yang mengaku wartawan, RD dari media Lalu Lintas Kriminalitas sempat bersitegang kepada sejumlah Polisi di halaman Polres Pangkalpinang. Pasalnya, RD meminta motor yang dikendarai keluarganya dilepaskan usai terjaring razia cipta kondisi di sebuah warnet di Kawasan Pangkalpinang.
Dirinya juga langsung mengeluarkan identitas kartu wartawannya yang tidak tertulis nama jelasnya dalam kartu tersebut. Kepolisian pun sempat menjelaskan bahwa remaja serta orang dewasa yang terjaring operasi ini akan dilakukan pendataan.
Selain itu Kepolisian meminta agar oknum wartawan yang mengaku berkantor di wilayah Toboali Kabupaten Bangka Selatan ini mengikuti prosedur yang ada. Namun, dirinya masih tetap meminta agar motor keluarganya tersebut dapat dilepaskan pada hari yang sama.
Padahal saat terkena razia, keluarga dari oknum wartawan ini tidak dapat menunjukan surat menyurat motornya hingga akhirnya di bawa dulu ke Polres Pangkalpinang untuk dilakukan pendataan.
Setelah sempat berdebat panjang, akhirnya Kepolisian meminta kepada oknum wartawan tersebut bersabar dan mengikuti aturan yang ada. Oknum wartawan itupun akhirnya meninggalkan Polres Pangkalpinang setelah diperingatkan oleh Kepolisian.
Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi mengatakan bahwa kegiatan operasi ini merupakan bentuk pengamanan rutin yang ditingkatkan. “Silahkan saja ikuti aturan dan prosedurnya, kita bekerja sesuai aturan dan semuanya dilakukan pendataan, lalu kita kembalikan lagi kepada keluarganya,” kata dia.
Sementara itu, razia kali ini menyasar sejumlah warung internet (Warnet) serta Game Online di beberapa titik Kota Pangkalpinang. Semua pengunjung yang ada di minta untuk memperlihatkan identitasnya. Selain itu, yang memiliki kendaraan motor harus menunjukan surat menyurat kendaraannya.
Pihak Kepolisian merazia di arah Jalan Ketapang di Kawasan Pelabuhan Pangkalbalam. Di sana beberapa orang yang juga tidak membawa identitasnya diciduk aparat. Kepolisian juga menggandeng BNP Kepulauan Babel untuk dilakukan tes urine terkait pemakaian narkoba.
Selain itu, Sejumlah orang yang diamankan ini ternyata tengah nongkrong serta sebagiannya mengonsumsi minuman keras di kawasan ATM Pangkalpinang, Bukit Baru serta Pangkalbalam. Kepolisian bahkan mengamankan beberapa orang yang tengah asyik bermain judi kartu remi di kawasan Gabek Pangkalpinang. (das/6)

No Response

Leave a reply "Oknum Wartawan Ngamuk di Mapolres"