Oknum Pol PP Kota Terjaring Operasi Antik

  • Whatsapp
Wakapolres Pangkalpinang didampingi Kasat Narkoba, dalam ekspos tangkapan dalam Operasi Antik Menumbing 2019 di kantornya, Jumat (15/3/2019). Polisi meringkus 10 tersangka, termasuk oknum Sat Pol PP Pangkalpinang yang menjadi pengedar sabu. (Foto: Dwi Sadmoko)

Masuk Daftar TO Pengedar Sabu

PANGKALPINANG – Satuan Narkoba Polres Pangkalpinang meringkus 10 tersangka penyalahgunaan narkotika pada Operasi Antik Menumbing 2019 yang mulai digelar 28 Februari sampai 11 Maret 2019. Dari kesepuluh tersangka ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu, HP, ganja, alat hisap (bong) serta barang bukti lainnya.
“Sepuluh tersangka ini diamankan pada tempat waktu yang berbeda pada saat dilakukan Operasi Antik. Barang bukti sabu, ganja, alat isap (bong) berhasil kami amankan termasuk 10 pengedar,” kata Wakapolres Pangkalpinang Kompol Nur Samsi didampingi Kasat Narkoba AKP Rudolf Sitorus, dalam ekspos perkara yang digelar di kantornya, Jumat (15/3/2019)
Dikatakan Nur Samsi, dalam Operasi Antik Menumbing 2019, dari 10 tersangka yang ditangkap diantaranya 3 merupakan Target Operasi dan 7 non TO.
“Diantaranya TO yang berhasil diamankan adalah oknum honorer Sat Pol PP Kota Pangkalpinang atas nama Nanda Ferdiansyah, yang terlibat dalam peredaran narkoba,” ungkapnya.
Dalam Operasi Antik Menumbing 2019 ini, total barang bukti yang diamankan Polres Pangkalpinang berupa sabu-sabu seberat 1,91 gram senilai Rp3.000.000 dan ganja seberat 4,64 gram.
Dari data pihak kepolisan 10 tersangka pengedar yang diamankan Satuan Narkoba Polres Pangkalpinang itu diantaranya Septiana (21) warga Opas Indah, Aprizal (18) warga Desa Tanjung Gunung, Rozi Pranata (18) warga Opas Indah, Herian Saputra (20) warga Kelurahan Keramat, Nanda Ferdiansyah (28) warga Bachiang, Harian Jaya (28) warga Bukit Merapin, Wahyu (27) warga Gabek, Harbudi (40) warga Rawa Bangun, Danu Mukti (29) warga Air Mawar dan Fitri (39) warga Gedung Nasional. Kini kesepuluh tersangka itu telah meringkuk di sel tahanan Mapolres Pangkalpinang dengan jeratan pidana Pasal 112 dan 114 Undang-undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009. (das/6)

Related posts