Oknum Fotografer Toboali Terancam UU Perlindungan Anak

  • Whatsapp
Tersangka AA saat dihadirkan polisi saat konferensi pers di Polres Basel, Selasa (8/10/2019).(foto: Dedy Irawan)

TOBOALI – Polisi hingga saat ini terus memproses kasus dugaan pornografi yang dilakukan AA, seorang oknum fotografer asal Toboali. Atas perbuatannya, pelaku terancam Undang-Undang Perlindungan Anak, karena ada 11 anak dibawah umur yang diduga menjadi korban.

Demikian dikatakan Kabag Ops Kompol Rusnoto pada konferensi pers di Polres Basel, Selasa (8/10/2019). Saat ini, kata dia, Polsek Toboali berkoordinasi dengan Kominfo Pusat untuk mengembalikan foto-foto yang telah dihapus dalam laptop tersangka.

“Selain itu, Polsek Toboali juga sedang menyelidiki pelaku penyebaran foto setengah bugil tersebut.Karena tidak menutup kemungkinan penyebar foto dijerat dengan UU ITE, dan saat ini masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Terungkapnya kasus foto tidak senonoh ini, setelah petugas Polsek Toboali melakukan penyelidikan karena beberapa foto setengah bugil tersebar di masyarakat.

Sementara itu, tersangka AA mengaku telah 1 tahun terakhir mengambil foto bernuansa pornografi. Foto-foto tersebut, katanya, digunakan untuk konsumsi pribadi dan mengambil foto atas dasar suka sama suka.

Dia berdalih tidak tahu foto yang berada di dalam laptopnya tersebar dan ia menduga foto tersebut telah dicuri dari laptopnya dan disebarkan seseorang. (raw)

Related posts