Nunggak Rp15 Juta, MCB Listrik di Kantor Dinkes Basel Disegel PLN

  • Whatsapp
Kotak MCB di Kantor Dinkes Basel disegel PLN, Kamis (21/11/2019) sore. Penyegelan dilakukan karena ada tunggakan pembayaran Rp15 juta.(foto: Dedy Irawan)

TOBOALI– Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Toboali menyegel kotak MCB Listrik Kantor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB), Kamis (21/11/2019) sore. Penyegelan ini dilakukan lantaran DKPPKB menunggak pembayaran listrik hingga Rp 15 juta.

Terlihat dalam kertas segel yang menutupi kotak MCB bertuliskan “Segera Lunasi Tagihan Listrik Anda” di kotak MCB yang terletak di pintu masuk utama Kantor Dinkes Basel.

Manager PLN Toboali, Geri didampingi oleh SPV Pelayanan Pelanggan Toboali, Radian membenarkan penyegelan atau pemutusan aliran listrik yang dilakukan PLN Toboali di kantor Dinkes Basel. Ia mengatakan yang dilakukan pemutusan itu adalah di kantor utama atau kantor depan Dinkes Basel.

“Lewat jam 12 siang tadi ada inisiatif janji bayar cuma belum ada kepastian masih minta jangka waktu antara hari Jumat atau Senin depan,” ujarnya.

“Pagi tadi kita sudah ada penagihan pada setiap awal bulan atau tanggal 2 sampai tanggal 5 November, kemudian penagihan dilakukan pada pertengahan bulan dari tanggal 15 sampai tanggal 20 November, sebelumnya, kita juga sudah koordinasi agar tidak lewat dari tanggal 20 November, apabila lewat akan melakukan pemutusan aliran listrik dan MCB akan kita segel untuk sementara sampai tunggakan dilunasi,” jelasnya.

Geri menjelaskan pihaknya akan tetap melakukan koordinasi dengan pihak dinkes dan apabila sudah ada kejelasan baru segel yang melekat di MCB akan dilepas. Ia mengungkapkan, tunggakan ini sudah lewat dari jangka waktu yang ditentukan.

“Pihak Dinkes Basel harus melunasi tunggakan sebesar Rp 15 juta terlebih dahulu baru dicabut segel di kotak MCB nya dan dilepas batas aliran listriknya,” katanya.

Terpisah, Kepala DKPPKB Basel Supriyadi dikonfirmasi via ponselnya mengakui tagihan PLN belum dibayar. Alasannya adalah staf yang biasa membayar tagihan anaknya sedang diopname sehingga belum sempat dibayar “Kita baru tiga hari terlambat, sudah disegel PLN dan besok pasti kita bayar,” jawab Supriyadi. (raw)

Related posts