by

Nelayan Binga Hilang Tercebur ke Laut

-NEWS-291 views

TANJUNGPANDAN – Idris (31), nelayan asal Tanjung Binga Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung, dikabarkan hilang saat mencari ikan di perbatasan perairan Pulau Kalimantan, sejak Senin malam (19/03/2018).
Sejumlah rekan-rekan nelayan saat ini diketahui masih melakukan upaya pencarian terhadap korban. Namun, informasi terakhir hingga Pukul 17.00 Wib, Idris belum juga diketemukan.
Kapolsek Sijuk Iptu Ponijan membenarkan adanya peristiwa itu. Ia mengatakan, jajarannya turut serta dalam rombongan nelayan untuk mencari keberadaan korban di tengah laut. “Lokasinya kurang lebih 40 mil dari Tanjung Binga,” ujarnya.
Menurut Ponijan, Senin malam kejadian korban bersama rekan-rekannya berangkat dari Tanjung Binga menuju lokasi tangkap ikan. Naasnya, Idris tercebur ke laut sebelum kapal yang mengangkutnya tiba di lokasi.
“Kejadiannya diperkirakan malam. Saat rekan-rekannya tertidur. Mungkin pada saat itu, korban ingin buang air lalu tercebur,” kata Iptu Ponijan, kepada Rakyat Pos, Selasa (20/03).
Akhirnya, setelah hari mulai pagi rekan-rekannya mendapati korban sudah tidak ada lagi di kapal. Mengetahui hal itu, mereka mencari langsung balik arah ke Tanjung Binga, dan melaporkan peristiwa kejadian tersebut ke Polsek Sijuk.
Kata Ponijan, berdasarkan keterangan dari teman maupun keluarganya, sebelum berangkat korban dalam kondisi sakit. Namun, dia tetap memaksa untuk pergi berlayar bersama rekan-rekannya.
Kepala Desa Tanjung Binga Terrape mengakui, korban yang hilang mencari ikan di Perairan Kalimantan, adalah warganya. Saat ini, dia masih terus memantau perkembangan hasil pencarian tersebut.
“Saat ini korban belum ditemukan. Tapi sudah ada tim yang mencari, kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun Basarnas untuk dibantu melakukan pencarian terhadap korban,” tukasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan nelayan ini berangkat dari Tanjung Binga menuju lokasi pukul 20.00 WIB. Tiba lokasi sekitar dini hari.
“Paginya, rekan-rekan nelayan lain melihat korban sudah tidak ada di kapal,” pungkasnya.

 

Comment

BERITA TERBARU