Nambang di Lahan Orang, Ataw Dilapor ke Polisi

  • Whatsapp

Lokasi Tambang tak Jauh dari Bandara

PANGKALPINANG – Nizis Edward Julitris melaporkan seorang bos tambang dan alat berat bernama Ataw, ke Polda Kepulauan Bangka Belitung, lantaran diduga telah melakukan penyerobotan lahan dan penambangan ilegal.
Nizis tidak terima lahan miliknya diserobot. Dia pun membawa permasalahan ini ke jalur hukum. Tak tanggung-tanggung Nizis juga melaporkan Ataw beserta rombongan penambang dan pengelolanya.
Kepada wartawan, Nizis menjelaskan bahwa patok pembatasan tanah yang dimiliki dirinya sejak tahun 1997, ternyata sudah hilang karena kegiatan penambangan yang dilakukan Ataw.
Menurutnya, lahannya yang berada di kawasan Bandara Depati Amir tersebut berukuran 5 Ha. Dijelaskan Nizis, karena ‘digarap’ Ataw dan rombongan, sekitar 1 Ha lahannya telah rusak bahkan patoknya hilang entah kemana.
“Mereka menggunakan excavator (PC) di lahan saya untuk menambang timah dan mengambil pasir. Lahan saya dirusak,” ujarnya.
Nizis juga menyebutkan kegiatan yang dilakukan oleh Ataw dan rombongan sudah terjadi sejak tanggal 20 April 2019. Dia sudah berusaha menghubungi yang bersangkutan tapi tidak diangkat hingga Minggu (19/5/2019). Sedangkan laporan polisi itu telah dibuat Nizis pada 26 April lalu, namun belum ada tindakan kongrit dari pihak kepolisian karena tambang Ataw hingga akhir pecan kemarin masih saja beraktivitas.
“Karena Ataw tidak ada itikad baik, kerena sudah merusak lahan maka saya laporkan ke Polda Babel,” jelasnya.
Aktivis pemuda ini juga menunjukkan surat tanda penerimaan laporan dari Polda Babel dengan nomor: STPL/B-232/IV/2019/BABEL/SPKT sebagai bukti keseriusannya untuk memperkarakan permasalahan tersebut ke jalur hukum.
“Saya tidak terima atas tindakan perusakan lahan yang saya miliki dan siap membuktikan bahwa lahan yang mereka gunakan untuk menambang timah dan mengambil pasir adalah milik saya,” tegasnya.
Sayangnya, baik Ataw maupun pihak Polda Babel terkait laporan Nizis itu masih dilakukan upaya konfirmasi hingga berita ini dirampungkan tadi malam. (bum/1)

Related posts