Nama Durian Lokal Bangka Tengah akan Dipatenkan

  • Whatsapp
Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh meninjau kontes durian lokal Bangka Tengah di Lapangan Bola Desa Air Mesu. (foto: tamimi)

KOBA – Banyak buah durian unggul yang dimiliki warga Bangka Tengah menjadi keunggulan tersendiri bagi masyarakatnya. Makanya, selain mengikuti kontes durian tingkat kabupaten, nama-nama durian lokal Bangka Tengah tersebut pun akan dipatenkan oleh pemerintah daerah.

“Ternyata durian unggul di Bangka Tengah sangat banyak jumlahnya. Ini yang ikut kontes yang baru jatuh saja, sedangkan durian yang belum jatuh masih banyak ternyata. Maka dari itu, saya minta kepada dinas untuk mempatenkan nama-nama durian lokal itu yang diberikan langsung oleh pemiliknya,” ujar Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh, kemarin.

Muat Lebih

Dikatakannya, nama-nama durian lokal Bangka Tengah unik-unik, sebut saja ada namanya Nek Dayang, Si Bujang Tanggong, Sun Go Kong, Pisu, Sungoi, Molen dan banyak lagi nama-nama durian lokal lainnya.

“Nama-nama durian lokal Bangka Tengah ini, harus dipatenkan, jangan sampai diklaim orang lain. Karena nama durian lokal ini, merupakan nama yang diberikan oleh pemiliknya pada saat menanam durian tersebut. Karena rata-rata durian yang ikut kontes tadi adalah durian yang berasal dari biji,” ungkapnya.

Selain mempatenkan, pihaknya meminta Dinas Pertanian untuk mengidentifikasi durian milik warga yang terbaik karena banyak jenis durian milik warga Bangka Tengah yang duriannya sangat bagus.

“Setelah kegiatan lomba durian ini, saya minta kepada Dinas Pertanian untuk mengidentifikasi durian lokal Bangka Tengah agar nantinya diseleksi dan namanya dipatenkan,” tambah Bupati.

Bupati mengharapkan kepada masyarakat Bangka Tengah untuk menanam durian minimal dua batang saja setiap rumah dalam rangka mendukung Bangka Tengah khususnya Desa Air Mesu menjadi sentra buah durian sekaligus pengekspor buah durian.

“Cukup dua batang saja setiap rumah menanam durian, dikalikan 500 rumah sudah 1000 batang. Dalam satu batang menghasilkan 50 buah dikalikan 1000 batang kemudian dikalikan 100 ribu per buah, lah kaya raya, cukup sederhana,” tukasnya. (ran/3).

Pos terkait