Musani: Aparat, LSM dan Wartawan Jangan Terlibat Trawl

  • Whatsapp
Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Musani

TOBOALI – Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Musani meminta kepada semua pihak untuk tidak memberikan ruang terhadap aktivitas kapal trawl ilegal yang marak di perairan Toboali. Dia menyinggung, aktivitas ilegal seperti trawl dan lainnya akan berjalan dengan aman jika terkoordinir dengan baik.

“Untuk itu saya mengingatkan agar aparat, LSM bahkan wartawan, janganlah tergiur ataupun sengaja memberikan ruang atas aktivitas-aktivitas ilegal ini, jika diberi ruang mereka untuk bekerja, maka  akan berlangsung terus menerus dan terkesan pekerjaannya dilindungi,” ujar Musani, Jumat (5/7/2019).

Politisi PKS ini mengajak semua pihak untuk memperhatikan aspirasi para nelayan yang berjuang menyampaikan aspirasinya hingga berulang kali ke gubernur, kapolda dan ketua DPRD Babel, namun solusi konkritnya belum ada.

“Ini pun mungkin jika tidak dikeluhkan nelayan kembali, mungkin tidak ada penertiban trawl yang dilakukan aparat. Mari duduk bersama kita carikan solusi terbaik,” kata politisi PKS ini.

Baca juga: Jika Trawl Ilegal Dibiarkan, Anggota Dewan Ini Khawatir Terjadi Konflik Horizontal

Seperti diberitakan sebelumnya, aktivis nelayan Basel Kodi Midahri mengeluhkan aktivitas ilegal kapal trawl yang kembali marak di perairan Toboali. Bahkan aktivitas tersebut nekad beroperasi dekat dengan bibir pantai.

“Kita mempertanyakan janji Pemprov, DPRD serta Polda Babel untuk menertibkan serta memberikan solusi terbaik terhadap kasus trawl dan juga compreng, jangan didiamkan dan dibiarkan saja terus menerus, jika tidak ada solusi kita akan kembali turun ke jalan,” kata Kodi.

Diketahui pada Rabu (3/7/2019) malam Tim Gabungan BKO Kapal Baharkam Mabes Polri dan Ditpolair Polda Babel mengamankan empat unit kapal trawl di perairan Karang Ajang Bangka Selatan. (raw)

Related posts