Murid Penderita Tumor Tulang, USBN di Rumah

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Nesya Erwindi, siswi kelas enam di SD 14 Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung ini terpaksa tidak bisa mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat Sekolah Dasar (SD) yang digelar serentak di seluruh tanah air, bersama-sama dengan temannya di sekolah.

Read More

Pasalnya, murid yang sejak September 2017 silam itu, telah terserang penyakit tumor tulang yang menggerogoti tubuhnya.

Nesya diperbolehkan mengikuti ujian di rumahnya yang sederhana, di Kelurahan Pangkalarang, Kecamatan Pangkalbalam Pangkalpinang karena sedang sakit dan tak mampu kedua kakinya melangkah berjalan ke sekolah.

Bahkan, akibat penyakit tersebut, bocah mungil ini hampir kehilangan kedua kaki. Beruntung berkat bantuan masyarakat, orang tua Neysa bisa membawanya berobat kedokter.

“Sakitnya dari bulan sembilan tahun lalu, awalnya normal-normal saja, tiba-tiba saja bengkak (bagian kaki). Setelah diperiksa, ternyata tumor tulang dan di sini tidak bisa ngobatnya, taunya diamputasi,” tutur ibunda kesayangan Nesya, Neneng Nurlela kepada sejumlah wartawan, dikediamannya, Kamis (4/5/2018).

Diakuinya, dirinya dan pihak keluarga belum bisa menerima jika kaki Nesya mesti diamputasi.

“Terus ada saran dari teman, lalu kita bawa ke Solo ikut kemotrapi tanpa diamputasi dan Alhamulillah berkat bantuan, kita bisa berangkat ke sana (Solo),” ucapnya.

Meskipun dalam kondisi lagi sakit, semangat belajar Nesya tidak pernah luntur, didampingi wali muridnya, ia mengerjakan soal demi soal ujian dengan baik, kendati sehari sebelum ujian dirinya sempat menjalani perawatan di ruang UGD Rumah Sakit, akibat pendarahan efek dari sakit yang menggerogoti tubuhnya.

“Kemarin tak tau kenapa dia (Nesya) pendarahan, kita bawa kerumah sakit dan dirawat di UGD. Karena dia harus istirahat total, jadi harus mengikuti ujian di rumah,” terang Neneng sapaan akrab Neneng Nurlela.

Sedangkan Dewi, sang wali kelas yang sehari-hari membimbing Nesya menceritakan, murid kesayangannya itu salah satu anak pintar yang kerap mengukir prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Selain itu, bocah mungil jago olahraga beladiri taekwondo ini, juga selalu aktif berbagai kegiatan organisasi di sekolahnya.

Related posts