by

Muncul Spanduk Dukungan Pilpres dari Ormas Terlarang di Pangkalpinang

Spanduk dukungan #gantipresiden 2019 yang tampak terpasang Rabu malam di Simpang Tujuh (DKT) Pangkalpinang

PANGKALPINANG – Nuansa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019-2024, telah digaungkan usai pasca diputuskannya bakal Capres dan bakal Cawapres, Kamis (9/8//2018) malam. Dua pasang calon ini yaitu Joko Widodo-Maruf Amin serta pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sebelumnya, di Kota Pangkalpinang, Rabu (8/8/2018), muncul gerakan dengan tagar Ganti Presiden 2019 yang digaungkan melalui spanduk oleh ormas yang nyata-nyata telah dibubarkan Pemerintah pada 19 Juli 2017 lalu. Yakni, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), di sekitaran Simpang Tujuh DKT, Pangkalpinang.

Selain spanduk dengan Tagar Ganti Presiden 2019, juga muncul spanduk dari Relawan Bangkit yang bertuliskan Kita Berjuang dan Teruskan (Bangkit) Jokowi 2 Periode.

Anehnya, spanduk tak bertuan yang mendukung gerakan Ganti Presiden 2019 itu, pada Kamis (9/8/2018) telah lenyap.

Menanggapi hal itu, Divisi Pencegahan dan Hubal Panwaslu Pangkalpinang Luksin Siagian menyampaikan, pihaknya terus melakukan pengawasan jika adanya indikasi masuk dalam pelanggaran.

“Dari segi pengawasan tidak tepat menyimpulkan itu pelanggaran apa tidak. Tapi informasi yang sudah kami terima, tentu akan kita tindaklanjuti. Itu tetap kita pantau dan kita lakukan kajian,” kata Luksin, Jumat siang.

“Soal pemasangan spanduk yang diindikasikan dari organisasi yang telah dibubarkan itu, kita akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan juga pihak kepolisian. Kita imbau, masyarakat tenang dan biarkanlah proses ini berjalan. Setelah ada kajian, nanti akan kita sampaikan keputusannya,” ujarnya. (ron)

Comment

BERITA TERBARU