Mulkan Siap Pidanakan Pedagang Lapak

  • Whatsapp

SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten Bangka akan mempidanakan pedagang yang menyalah gunakan lapak atau kios di Pasar Inpres Sungailiat.

Setelah diresmikan oleh Bupati Bangka, Mulkan, Jumat (3/5) kemarin, beberapa lapak dan masih terlihat kosong dan belum ditempati.

Mulkan mengatakan lapak yang didapat oleh pedagang harus ditempati sendiri dan tidak boleh dipindahtangankan ke orang lain sesuai dengan aturan.

“Tidak ada yang boleh memindah tangankan lapak, jika ada maka akan dipidanakan. Jadi berjualanlah dengan baik dan sesuai lapaknya masing-masing,” ungkapnya.

Ia mengatkan selama ini masih banyak oknum yang memperjual belikan lapak dagangan yang ada di pasar-pasar dengan harga yang lebih mahal.

“Selama ini banyak lapak dipindahtangankan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Jadi kami tidak ingin ada hal seperti itu lagi,” tambahnya.

Aturan tersebut dibuat agar para pedagang dapat mengoptimalkan pasar sehingga pedagang yang benar-benar ingin berdagang dapat terakomodir.

Mulkan juga mengatakan pedagang yang sudah mendapatkan lapak ataupun kios di pasar inpres tersebut untuk berjualan dengan baik.

“Berjualanlah dengan baik, jika nanti ada yang lapaknya tidak digunakan maka akan kami ganti dengan orang yang ingin berdagang, jadi jangan sampai mentang-mentang sudah dapat kios malah diabaikan saja,” terangnya.

Sementara untuk pedagang yang belum mendapatkan lapak ataupun kios, ia meminta untuk bersabar dan pihaknya akan mencari solusi terbaik.

“Pembagian lapak ini kan pakai sistem cabut lot jadi memang ada yang tidak kebagian, tapi kita akan cari soluainya mungkin saja nanti pedagang yang sudah dapat tapi tidak berjualan maka akan kita gantikan,” ungkap Mulkan. (mg419/6)

Related posts