Mulkan Lantik Direksi Perumda Agro Lestari Mandiri

  • Whatsapp
Bupati Bangka, Mulkan melantik direksi dan dewan pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Agro Lestari Mandiri, Senin (9/3/2020). (foto: Riski Yuliandri)

SUNGAILIAT – Erlan Hadi Susanto resmi dilantik sebagai Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Agro Lestari Mandiri periode 2020-2025 setelah dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Bangka Mulkan, Senin (9/3/2020).

Selain itu dalam kegiatan yang dilaksanakan di Ruang OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka ini, juga sekaligus melantik Mulyanto Kurniawan sebagai Dewan Pengawas Perumda Agro Lestari Mandiri periode 2020-2024.

Dalam sambutannya, Mulkan mengatakan terpilihnya direksi tersebut berdasarkan hasil seleksi yang sudah dilakukan beberapa bulan lalu.

“Pemilihan direksi ini bukan ditunjuk tapi diseleksi, ada empat orang yang daftar. Dari hasil seleksi ini terpilih saudara Erlan sebagai komando di Perumda Agro Lestari Mandiri,” ungkapnya.

Baca Lainnya

Dia juga berharap perumda tersebut juga dapat bekerjasama dengan perusahaan lain sehingga bisa membantu masyarakat yang ada di kabupaten bangka.

“Nanti perumda ini akan bekerjasama sama dengan PLN agar nanti tidak lagi kekurangan listrik. Selain itu perumda ini juga akan meningkatkan PAD kita,” katanya.

Mulkan juga berharap agar direksi tersebut memiliki target baik dalam jangka pendek, menengah maupun panjang sehingga tidak hanya jalan ditempat ataupun merugi.

“Harus punya program kerja, jangan sampai setelah dilantik jadi stagnan, jadi harus punya target. Kami akan tetap kawal, minggu depan sudah punya program kerja, silahkan koordinasi dengan para asisten bupati,” tegasnya.

Gerindra Minta Paparan

Terpisah, Fraksi Gerindra Bangka meminta pihak pemda untuk memaparkan program-program Perumda ke DPRD Bangka untuk menentukan sikap dalam penyertaan modal.

Pembina Fraksi Partai Gerindra, Mendra Kurniawan mengatakan saat ini pihaknya menolak dalam penyertaan modal kepada Perumda Agro Lestari Mandiri tersebut.

Menurutnya penyertaan modal kepada perumda tersebut harus dikaji lebih mengingat kondisi APBD Kabupaten Bangka masih defisit.

“Tahapannya masih belum sinkron dengan DPRD, ketika perumda terbentuk dan manajemen sudah disiapkan perlu dipaparkan ke DPRD karena penyertaan modal inikan menggunakan APBD,” ungkapnya.

Namun pihaknya tidak mempermasalahkan dalam pelantikan direksi perumda yang dilakukan oleh bupati bangka namun ia menekankan untuk kejelasan dari perusahaan tersebut.

“Kalau pelantikan silakan saja tapi kami menanyakan penyertaan modalnya. Jika pas pemaparannya bagus, jangankan 500, satu atau dua miliar juga kita berikan, kami dukung pemkab untuk jalankan perumda ini asalkan jelas,” terangnya.

Wakil Ketua I DPRD Bangka tersebut menambahkan pansus DPRD Bangka juga akan melakukan studi banding ke kementrian terkait perumda tersebut dalam waktu dekat.

“Siang ini (kemarin-red) akan ada pansus dan akan studi banding ke kementrian,” tutupnya. (mla/10)

Related posts