Mulkan : Izin KIP Wewenang Provinsi

  • Whatsapp

Dukung Petisi Tolak KIP Rebo

SUNGAILIAT- Bupati Bangka, Mulkan mendukung petisi penolakan Kapal Isap Produksi (KIP) yang akan beroperasi di perairan Rebo, Kecamatan Sungailiat. Sebagai bentuk dukungannya, bupati mengirimkan surat kepada Gubernur Babel pada 30 Agustus lalu.

“Inikan (petisi-red) menindaklanjuti keinginan masyarakat kita. Karena pertambangan ini kewenangan provinsi jadi kita sampaikan ke gubernur,” ungkap Mulkan kepada wartawan, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya salah satu fungsi pemimpin adalah menerima dan berusaha untuk selalu membantu warganya agar bisa hidup rukun.

“Fungsi kita inikan sebagai pelayan masyarakat, apapun bentuknya kita harus layani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tambah Mulkan.

Soal permasalahan izin KIP di wilayah Rebo menurut dia bukan wewenang kabupaten dan menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah provinsi.

“Kita hanya bisa menyampaikan aspirasi masyarakat kita, apa nanti hasilnya disetujui atau tidak itukan ada penilaian-penilaian sendiri. Kita cuma ingin yang terbaik buat masyarakat kita,” terangnya.

Untuk diketahui, petisi penolakan KIP tersebut dikeluarkan Himpunan Nelayan Desa Rebo. Dari petisi itu ada beberapa poin yang disampaikan yakni mengusulkan wilayah perikanan tangkap di daerah tersebut tidak dimanfaatkan untuk KIP atau wilayah pertambangan.

Selain itu, kawasan Pantai Rebo sekitarnya untuk kawasan KEK dan pariwisata sehingga akan mempengaruhi usulan objek wisata, perairan Rebo masih dalam status quo sehingga dibebaskan sementara dari aktivitas penambang KIP dan lainya sambil menunggu aturan RZWP3K di berlakukan atau sahkan, serta adanya penolakan KIP karena akan mengganggu aktivitas tangkap ikan nelayan. (mla/10)

Related posts