Mulkan Deklarasikan Kecamatan Layak Anak

  • Whatsapp
Bupati Bangka, Mulkan saat menandatangani deklarasi kecamatan layak anak di Kantor Camat Sungailiat, Kamis (21/3/2019).(foto:istimewa)

SUNGAILIAT – Bupati Bangka, Mulkan mendeklarasikan Kecamatan Layak Anak (KLA) di Kantor Camat Sungailiat, Kamis (21/3/2019).

Dalam sambutannya, Mulkan mengimbau kepada para orangtua di daerah itu agar melakukan pengawasan secara intensif terhadap buah hatinya.

Hal tersebut menurutnya sebagai langkah preventif guna memproteksi anak sehingga tidak mudah terpengaruh kedalam pergaulan bebas.

“Kita tahu bahwa era teknologi ini anak sangat mudah sekali dalam menggunakan ragam fasilitas media sosial, untuk itu dibutuhkan pengawasan ekstra orangtua terhadap anak,” ungkapnya.

Kepada pasangan suami istri, lanjut Mulkan, agar dapat menjaga emosi di dalam keluarga sehingga tidak menimbulkan efek negatif kepada anak mereka.

“Kita kalau ada masalah jangan didepan anak menampakkannya, selesaikan saja secara bijak tanpa harus menunjukkan kekerasan fisik karena hal tersebut akan berdampak negatif pada anak yang melihat,” imbaunya.

Dia menambahkan sesuai dengan visi Bangka Setara maka anak-anak perannya setara dalam ikut serta membangun Kabupaten Bangka.

Begitupun jaminan perlindungan dan hak-hak anak telah menjadi komitmen nasional dan internasional oleh karena itu diperlukan dukungan semua pihak.

“Mulai dari negara pemerintah dan masyarakat, keluarga serta orangtua bertanggung jawab dan berkewajiban untuk memenuhi hak anak. Untuk mewujudkan kabupaten layak anak ini, secepatnya harus dibentuk kecamatan layak anak,”katanya.

Sementara itu, Camat Sungailiat Suhardi mengatakan setelah deklarasi diselenggarakan maka harus ada koordinasi supaya seluruh desa dan kelurahan untuk bersinergi untuk menjadikan Kabupaten Bangka sebagai kabupaten layak anak.

“Nantinya akhirnya ke tingkat nasional menjadi negara anak artinya tempatnya berkumpul, tempat bermain, tempat perlindungan semuanya nanti kita lindungi dengan aturannya dan undang undangnya,” ungkapnya.

Untuk itu, dia berharap Bupati Bangka untuk segera membuat peraturan bupati dan peraturan daerah terkait kabupaten layak anak.

“Semoga kita mempunyai payung hukum untuk melindungi anak kita, terutama ibu dan bapak tidak semena-mena lagi dan tidak bisa lagi melanggar aturan, kalo hanya slogan-slogan tidak cukup, harus ada penekanannya, lebih ke bawah karena ujung tombaknya ada di lurah dan keluarga,” jelasnya.(2nd/rls/10)

Related posts