MUI Tolak Sertifikasi Syariah D4F

1 comment 711 views


Terindikasi Adanya Perjudian

Pangkalpinang – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin menegaskan, MUI menolak memberikan sertifikasi syariah terhadap usaha yang terindikasi adanya perjudian atau money game, termasuk didalamnya investasi dibawah naungan Dream For Freedem (D4F).

“Kita menolak memberikan sertifikasi syariah terhadap usaha money game. Kalau ada satu usaha yang tak jelas syariahnya kita gak akan memberikan pengakuan,” tegasnya, di kediaman dinas Gubernur, Rabu kemarin.

MUI menilai, money game itu menurut pengamatan, memiliki dua unsur yang jauh dari syariah, dan mengandung unsur perjudian, jika perjudian ketika untung ia akan banyak namun ketika rugi juga demikian.

“Tidak ada kejelasan dari mana dapat uangnya, ini mengandung kharar, berpotensi ada khamarnya, ada manipulasnya. Karena itu ketika ada yang minta sertifikasi kita tolak. Ada yang bentuk tak jelas money game, ada yang lain, kita tolak termasuk untuk D4F, kita tak bisa berikan sertifikat syariahnya,” tukasnya.

Disinggung apakah MUI akan mengeluarkan fatwa baru untuk D4F, Ma’ruf mengaku sejauh ini belum ada fatwa baru, namun jika memang masyarakat mendesak MUI mengeluarkan fatwa haram atau fatwa khusus lainnya, maka MUI akan mengeluarkan fatwa tersebut. “Fatwa khusus untuk itu (D4F-red) tidak, karena tak ada yang minta,” imbuhnya Ketum MUI periode 2015-2020 tersebut.

Untuk tindakan, lanjutnya, pemerintah yang akan mengambil langkah, MUI hanya tidak akan memberikan sertifikasi syariah terhadap usaha yang sudah diikuti banyak anggota tersebut. “Masyarakat kami minta janganlah ikut berusaha ke perusahaan yang gak jelas, karena nanti akan buntung,” ajaknya.(nov/3)

Print Friendly
One Response
  1. author

    willy1 year ago

    TIPS menghindari BISNIS INVESTASI BODONG / MLM Gak Jelas!!

    1. Apakah perusahaannya sudah terdaftar di APLI dan memiliki SIUP L (Bukan SIUP biasa).
    Jika tidak ada / tidak terdaftar, saran saya cari yang lain aja bos….

    2. Resiko – Berapa modal untuk menjadi member dan berhak menjalankan bisnisnya.

    3. Logika – Kita harus Jelas darimana keuntungan perusahaan sehingga mampu membayar komisi / bonus yang dijanjikan. Ini berpengaruh kepada berapa lama perusahaan dapat bertahan.

    4. Produk – Apakah produknya digunakan semua orang / hanya beberapa orang??
    Apakah produknya mahal? Berapa banyak orang yang sanggup membeli produk tersebut?
    Atau malahan tidak ada produk??
    Ini berpengaruh kepada seberapa besar pangsa pasar kita nantinya.

    5. Strategi pemasaran – Saat ini sudah banyak MLM yang memanfaatkan tekhnologi internet
    untuk membantu anggotanya mempromosikan bisnis / produk MLM nya.
    Tinggal bagaimana kita memaksimalkannya.

    6. Sponsor – Siapakah orang yang mengajak anda bergabung?
    Apakah orang tersebut memiliki apa yang dibutuhkan sebagai pemimpin?
    Mampukah dia memimpin anda sampai anda sukses?
    Ini penting, karena ibarat murid dan guru. Kita akan lebih cepat belajar dan
    praktek jika ada orang yang tepat yang mampu membimbing kita.

    7. Tokoh – Siapakah tokoh yang memimpin? Jika tidak dikenal oleh masyarakat banyak tentu
    akan LEBIH MUDAH untuk menghilang jika bisnisnya sudah tidak lagi menghasilkan.

    Reply

Leave a reply "MUI Tolak Sertifikasi Syariah D4F"