Motif Pembunuhan Rendi Terungkap, Ternyata Gara-gara Sabu Palsu

  • Whatsapp
Tersangka Pison Yesafat (39) saat diamankan di Mapolres Pangkalpinang, Senin (foto: istimewa) 

PANGKALPINANG – Polisi akhirnya berhasil mengungkap motif pembunuhan Rendi Nafila (21) di Kelurahan Pasir Garam, Kecamatan Pangkalbalam, Senin dini hari. Pelaku, Pison Yesafat (39) mengaku menghabisi nyawa korban karena kecewa sabu yang dibelinya palsu.

“Dari keterangan pelaku Pison Yesafat, diketahui korban mengantarkan sabu bersama Odi (buronan-red) kepada pelaku yang belakangan diketahui palsu,” kata Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Jadiman Sihotang kepada wartawan, Selasa (9/7/2019).

Kabag Ops menerangkan, setelah mendapat barang pesanan sabu yang tidak asli, pelaku langsung menelepon rekannya Odi namun beberapa kali dihubungi tidak ada jawaban.

“Setelah tidak diangkat (telepon-red), pelaku pergi membeli pulsa dan secara kebetulan bertemu dengan korban di lokasi kejadian. Pelaku mengaku masih ingat wajah korban,” kata Sihotang.

Baca juga: Melawan, Pelaku Pembunuhan di Pasir Garam Didor Polisi

Selanjutnya, lanjut dia, setelah terjadi cek-cok mulut, pelaku Pison Yesafat langsung mencabut pisau dari pinggang dan menusuk korban sebanyak dua kali pada bagian lengan sebelah kanan dan dipantat sebelah kiri.

Akibat peristiwa tersebut korban mengalami pendarahan hebat. Namun sayang, nyawa korban tak mampu diselamatkan dan tewas saat hendak dibawa warga ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT). (das)

Related posts