by

Mikron Pecat 6 Honorer BPBD

-NEWS-233 views

Alasan Double Job dan Sering Bolos
Kalau Hati Berzikir, PNS Bekerja tak akan Curang

PANGKALPINANG – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Mikron Antariksa mengambil langkah tegas terhadap 6 orang pegawai honorer di kantornya tersebut. Ia memberhentikan atau memutuskan kontrak kerja 6 pegawai dengan alasan indisipliner, sering bolos dan double job.
Sejak menjabat sebagai ‘komandan’ di BPBD Pangkalpinang, Mikro mengaku perlu melakukan reformasi terhadap pegawai. Karena itu, berdasarkan berbagai pertimbangan keenam pegawai honorer itu terpaksa dipecat.
“Benar kami telah memutuskan kontrak kerja terhadap 6 pegawai. Ini harus dilakukan sebagai bagian dari reformasi pegawai,” ujarnya kepada wartawan, kemarin.
Menurut Mikron, alasanya memutuskan kontrak kerja dan tidak melanjutkannya lagi di tahun 2018, karena enam pegawai tersebut dinilai layak untuk diberhentikan. Para pegawai tersebut tidak disiplin, selain itu ada diantaranya bekerja di tempat lain serta pindah kerja ke tempat lain.
“Yang paling banyak adalah karena indisipliner. Sering bolos. Juga ada yang ingin pindah kerja ke tempat lain dan karena memiliki pekerjaan lain jadi saya putuskan kontraknya,” beber dia.
Saat ini kata Mikron, BPBD Kota Pangkalpinang memiliki 120 pegawai, baik PNS maupun honorer. Pegawai honorer banyak ditempatkan dalam Tenaga Satuan Reaksi Cepat (SRC) untuk membantu penanggulangan bencana. Dan seluruh pegawai yang tergabung dalam RSC haruslah dapat diandalkan untuk membantu masyarakat. Karenanya apabila tidak disiplin, maka akan berdampak buruk pada kinerja yang harus serba cepat dan tepat.
“Saya tidak bisa membantu mereka karena memang mereka tidak disiplin. Kami akan mereformasi pegawai sehingga seluruh anggota SRC siap melayani masyarakat,” tukasnya.

ASN Harus Lebih Baik
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman berharap, Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat meningkatkan kinerja dan menjadi lebih baik. Karena itu, Pemprov Babel menghadirkan Ustadz Abdul Somad. LC, MA, untuk memberikan motivasi dan pencerahan terhadap ASN di Kantor Gubernur Babel, Kamis pagi (7/12/2017).
“Intinya ceramah untuk menggugah kita yang baik tambah baik, yang belum jadi lebih baik, dak usah ragu-ragu kalau salah introspeksi diri agar kinerja di Babel khususnya ASN betul berubah menjadi lebih baik dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia mengapresiasi banyaknya ASN yang hadir dalam ceramah Ustad Abdul Somad kemarin. Bahkan menurutnya harus mengundang Ustadz Somad baru bisa menghadirkan ASN sebanyak itu di Pemprov Babel.
“Rupanya mesti datang Pak Ustadz baru ramai, tapi nanti kalau datang lagi saya maunya subuh, biar ramai juga seperti ini, jadi enak kalau ngundang rapat subuh,” imbuh Erzaldi.
Gubernur meminta, ASN betul-betul menyimak apa yang disampaikan oleh ustadz kondang itu dan kedepan bisa menjadi aparatur yang lebih baik.
Dalam pantauan Rakyat Pos, jema’ah atau ASN yang menghadiri ceramah Ustadz Somad asal Riau ini cukup banyak di kantor gubernur. Ruangan lantai tiga sesak dipenuhi ASN hingga ke luar ruangan. Di lantai dua kantor pun disediakan televisi untuk mendengarkan ceramah. Meskipun ruangan lantai tiga penuh sesak dan hadirin kepanasan, namun tak menyurutkan niat mereka untuk mendengarkan tausiah ustadz kondang ini.
Sedangkan Ustadz Abdul Somad, Lc, MA dalam ceramahnya menjelaskan mengenai tiga ibadah yang harus dikerjakan hamba Allah. Pertama ibadah badan, harta dan hati. Jika ketiganya dilaksanakan maka akan selamat di akherat.
Ibadah badan, sebutnya, adalah sholat dan gerakannya yang dilaksanakan setiap waktu. Sementara ibadah harta, adalah zakat. Ia mengajak ASN di Pemprov Babel untuk berzakat sebagai bagian dari kewajiban ummat Islam apabila sudah berlebihan hartanya.
“Dalam Islam ada kewajiban harta, siapa hartanya yang mencapai 85 gram emas, maka kena zakat 2,5 persen. 85 gram kali Rp500 ribu, 42,5 selama 12 bulan, maka wajib bayar zakat,” ujarnya.
Ustadz yang terkenal dengan ceramah bernuansa guyonan ini menyebutkan, zakat merupakan penolong umat Islam ketika di akhirat nanti.
“Bayarlah zakat, inilah yang menolong di akhirat. Saya bukan nakut-nakutin tapi ini betul, saya tak mau nanti dibilang ceramah horor pula,” ujarnya yang disambut gelak tawa hadirin.
Ia mengimbau, agar ASN membayar zakat melalui Badan Amil Zakat (BAZNAS) agar uang yang dikumpulkan bisa dihimpun dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ada yang bilang saya sudah zakat Pak Ustadz, iya tapi itu ibarat cuma satu lidi. Kalau dikumpulkan itu bisa menjadi banyak, kalau lidi dikumpulkan bisa jadi sebesar pohon,” urainya.
Ustadz Somad juga menegaskan, apabila ada yang pelit atau enggan berzakat, maka Allah punya cara tersendiri untuk mengambil hartanya, entah itu dengan sakit tiba-tiba atau uang yang disimpan hilang.
Kemudian, ibadah hati, menurut ustadz Somad adalah menjaga hati dan selalu mengingat Allah, agar hati menjadi tentram dan terlindung dari hal-hal negatif.
“Kalau hati berzikir saya yakin tak akan curang, pedagang di pasar menimbang tak akan curang, PNS bekerja juga tak akan curang,” pungkasnya. (bum/nov/1)

Comment

BERITA TERBARU