Menuju WBK/WBBM, Menkumham Beri Penguatan ASN LPKA Pangkalpinang

  • Whatsapp

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D., memberikan penguatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari koruspi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) kepada ASN di lingkungan Kemenkumham, kantor wilayah (kanwil) dan 520 satuan kerja (satker) secara virtual pada Senin pagi (03/08/2020).

Kegiatan ini yang diikuti oleh Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang Nanang Rukmana, Kasubag Umum Fajrin dan Kasi Registrasi dan Klasifikasi Achmad Adrian yang berlangsung di Kanwil Kumham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Selain itu, kegiatan penguatan Menkumham ini juga diikuti secara virtual oleh seluruh pejabat eselon IV dan V serta staf LPKA Kelas II Pangkalpinang di ruang press release.

Pada kesempatan ini, Yasonna mengingatkan Kembali kepada semuanya untuk senantiasa menjaga kesehatan dan mematuhi standar protokol kesehatan (physical distancing, menggunakan masker dan/atau face shield, rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer).

Baca Lainnya

“Kepada koordinator WBK/WBBM pada masing-masing Unit Eselon I selaku Pembina, saya perintahkan agar senantiasa mengawasi satuan kerja yang menjadi tanggungjawabnya masingmasing dalam pemenuhan komponen pengungkit pada Aplikasi Elektronik Reformasi Birokrasi (E-RB) dengan mengacu pada Surat Inspektur Jenderal sehingga dokumen yang disajikan memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam Permen PAN dan RB Nomor 10 tahun 2019,” ujar Menkumham dalam rilis yang diterima rakyatpos.com, Senin sore.

Ia juga memerintahkan kepada seluruh tim kerja untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, memantau hasil survey Indeks Persepsi Korupsi (IPK), dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).

“Hasilnya harus menunjukkan trend positif, sehingga pada saat penilaian akhir oleh Tim Penilaian Nasional (TPN) semua kriteria yang dipersyaratkan dapat kita penuhi. Apabila kita kilas balik, tahun 2018 ada 10 satker yang mendapatkan predikat WBK, tahun 2019 ada 139 satker yang diusulkan, ada 39 satker yang berhasil meraih predikat WBK dan 4 satker WBBM,” kata Yasonna.

Lebih lanjut Menkumham menjelaskan bahwa ada 520 satker yang diusulkan dalam pembangunan ZI menuju WBK/WBBM pada 2020 ini.

“Teruslah mengukir prestasi, semoga tahun 2020 ini adalah tahun prestise dan prestasi bagi Kementerian Hukum dan HAM,” pesan Yasonna.

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Pangkalpinang mengatakan, kegiatan ini merupakan suatu dukungan dan motivasi bagi LPKA dalam bekerja dan berkinerja meraih predikat WBK.

“Alhamdulillah, LPKA Kelas II Pangkalpinang adalah salah satu dari 520 satker dilingkungan Kemenkumham yang diusulkan WBK pada tahun 2020 ini. Dengan semangat kerja serta dedikasi yang tinggi dan saling mendukung satu sama lain dalam hal yang positif, kami optimis untuk meraih WBK,” pungkas Nanang Rukmana.

Oleh karena itu, dia juga berpesan ASN agar senantiasa tetap menjaga integritas, memberikan pelayanan prima dan terbaik kepada masyarakat, serta tingkatkan inovasi dan kreatifitas. (bis)

Related posts