Menpar Janji Turun Langsung Bantu Geopark Belitong

  • Whatsapp
Menpar saat memimpin Rapat dengan seluruh Deputi di Kementerian Pariwisata berserta Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza, Bupati Belitung Sahani Saleh serta pengurus BP Geopark Belitong di Ruang Rapat Menpar Gedung Sapta Pesona Lantai 16 Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (17/9/2019).(foto: istimewa).

Belitong Harus segera Dapatkan Status UGG

MANGGAR – Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya menyatakan akan turun langsung membantu Badan Pengelola Geopark Belitong untuk memperjuangkan status UNESCO Global Geopark (UGG) yang sempat tertunda saat sidang Council UNESCO di Lombok, akhir Agustus 2019 lalu.

Kementerian Pariwisata akan segera mengirimkan surat pemberitahuan ke UNESCO terkait batasan atau boundries yang beberapa waktu lalu dianggap jadi penyebab ditundanya status pemberian UBB Pulau Belitong. Isinya penekanan bahwasanya masalah garis batas yang jadi permasalahan akan segera diperbaiki.

“Masalah batasan itu kan sudah dimasukkan dalam dossier dan itu bisa dibilang minor (kekurangan kecil) yang bisa langsung diperbaiki,” kata Menpar Arief saat memimpin Rapat dengan seluruh Deputi di Kementerian Pariwisata berserta Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza, Bupati Belitung Sahani Saleh serta pengurus BP Geopark Belitong menanggapi surat permohonan dengar pendapat yang dikirimkan BP Geopark Belitong dan Bupati Belitung dan Beltim di Ruang Rapat Menteri Pariwisata Gedung Sapta Pesona Lantai 16 Kementerian Pariwisata Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Diakui Arif ia tak pernah menyangka bahwa status UGG Belitong akan ditunda, apalagi menurutnya nilai dossier yang diberikan bagi UGG Belitong sangat tinggi bahkan di atas proposal usulan UGG daerah lain di Indonesia.

“Terus terang Kita kecolongan, saya gak menyangka bakal ditunda hanya gara-gara masalah batasan, padahal di dossier (proposal) sudah jelas-jelas ada batasan itu,” sesal Arief.

Menurutnya status UGG sangat penting bagi Belitong. Apalagi Belitong merupakan 10 destinasi wisata baru atau “Bali Baru” yang akan dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata di dunia internasional.

“Tujuan saya memang Belitong harus segera mendapatkan status UGG ini biar kita enak jualannya di luar (manca negara),” ungkap Arief.

Ketua Tim Percepatan 10 Destinasi Kementerian Pariwisata, Hiramsyah mengatakan Geopark Belitong merupakan salah satu yang terbaik. Bahkan saat Menteri Pariwisata ke Kantor Pusat Geopark di Perancis memaparkan tentang Geopark Belitong.

“Proposal Geopark Belitong salah satu contoh dossier terbaik malah. Makanya suratnya akan langsung kita kirim kan,” tutur Hiramsyah.

Bupati Beltim, Yuslih Ihza berharap agar kepastian status UGG juga segera diperoleh BP Geopark Belitong. Apalagi saat ini, ungkap Yuslih banyak pihak yang sudah mulai pesimis atau kehilangan semangat akibat penundaan status UGG.

“Dengan adanya penundaan ini besar sekali dampaknya, apalagi di masyarakat la selama ini yang sudah semangat. Terus tau sendiri di media sosial, provokasi-provokasi dan segala macam yang dak bagus,” ujar Yuslih.

Hal sama juga diungkapkan oleh Bupati Belitung Sahani Saleh. Sanem sapaan akrab Sahani, ia meminta agar bukan hanya Kementerian Pariwisata yang mengirimkan surat ke UNESCO tapi dapat dibantu pejabat tinggi perwakilan Indonesia di UNESCO, Arief Arief Rachman.

“Alhamdulillah permintaan kita ditanggapi jadi bukan hanya Pak Menteri yang mengirimkan surat tapi juga dari perwakilan kita di UNESCO. memang kalau bisa dikirim langsung dua-duanya biar serangan kita kuat,” pungkas Sanem.

Selain dihadiri Bupati Beltim dan Belitung, rapat selama kurang lebih dua jam ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi Nasional untuk UNESCO Kemendikbud Arief Rachman, Ketua Umum BP Geopark, Dyah Erowati, Ketua Harian BP Geopark Belitong, Yuspian, serta tim penyusun dossier Geopark Belitong. (yan/kmf/3).

Related posts