Menjadikan Tantangan sebagai Motivasi

  • Whatsapp
Feri Adiasto, S.Kom
Guru Produktif Multimedia SMK Negeri 1 Tempilang, Babel

Bulan lalu, dalam kalender akademik pendidikan, sekolah menyelenggarakan kegiatan Ujian Kenaikan Kelas. Kendati saat ini, diberlakukan School From Home (SFH), tak ayal Ujian Kenaikan Kelas atau UKKel juga harus dilaksanakan. Teknisnya, tentu berbeda dengan UKKel seperti biasanya, karena kali ini, semua sekolah melaksanakan UKKel secara daring di rumah siswa masing-masing.

Bagi SMK Negeri 1 Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung, melaksanakan UKKel secara daring merupakan suatu momentum untuk mengenalkan siswa dengan teknologi daring pendukung pendidikan. Prinsipnya, sekolah dan siswa boleh berada dipedesaan, namun bukan berarti tak mampu bersaing dengan sekolah yang berada di kota. Tentunya, dari jumlah siswa kelas X dan kelas XI SMK Negeri 1 Tempilang sebanyak dua ratus orang, tak semua siswa mampu membeli kuota internet untuk melaksanakan UKKel daring ini. Untuk itu, Kepala SMK Negeri 1 Tempilang mengalokasikan dana untuk pembelian kuota sebesar lima puluh ribu rupiah kepada dua puluh empat siswa yang di data kurang mampu. Alhasil, UKKel daring yang perdana dilaksanakan SMK Negeri 1 Tempilang berjalan lancar, dan semua siswa menyelesaikan UKKel nyaris tanpa kendala.

Read More

Untuk Kompetensi Kejuruan Multimedia sendiri, teknis pelaksanaan UKKel perdana secara daring dilakukan dengan dua tahapan. Sebelum pengawas  ujian daring (guru) memberikan link soal ujian, siswa dan pengawas ujian daring terlebih dahulu melakukan absensi kehadiran melalui teknologi open kamera untuk mendapatkan foto dan mengetahui koordinat lokasi serta alamat siswa berada, sehingga meminimalisir hasil jawaban yang dikerjakan siswa secara bersama-sama.

Memang, absensi online dalam kegiatan UKKel di SMK Negeri 1 Tempilang tahun ini, hanya penulis terapkan pada siswa Kompetensi Keahlian Multimedia dengan pertimbangan kesiapan Kompetensi Kejuruan baik itu kemampuan siswa maupun kendala teknis lainnya. Mengapa absensi online hanya penulis terapkan pada Kompetensi Keahlian Multimedia? Tentunya, sebagai Kepala Kompetensi Keahlian Multimedia, penulis dapat dengan mudah mengajarkan cara penggunaan aplikasi open kamera kepada siswa Multimedia dan mengkoordinasikan dengan Guru-guru produktif Multimedia lainnya. Awal mula perkenalan penulis dengan teknologi absensi online ini, ketika penulis menjadi peserta pada kegiatan Workshop Online Kamp Kreatif Guru SMK 2020 Bidang Internet Of Things.

Related posts