by

Menjadi Guru Profesional

-Opini-197 views

Oleh : Khana Daskalia
Mahasiswi Tarbiyah IAIN SAS Babel

Sebagian besar guru masa kini, seringkali lupa bahwa perannya adalah sebagai seorang guru sangatlah penting. Mereka hanya menyadari bahwa guru zaman sekarang hanyalah sekedar profesi, yakni mengajar dapat menghasilkan uang. Dari hasil profesi menjadi seorang guru tersebut hanyalah sekedar memenuhi kebutuhan hidup mereka. Peran yang mereka jalani tersebut seharusnya dilakukan dengan baik. Seharusnya, mereka menyadari betapa pentingnya menjadi seorang guru, yakni menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Seiring perkembangan zaman yang canggih ini, masih ada guru di Indonesia yang belum paham dan belum mengerti tentang definisi atau kriteria guru profesional.
Padahal, sudah tertata banyak dalam Undang-Undang di Indonesia yang mengatur tentang guru profesional, kode etik guru, dan kriteria guru. Akan tetapi, sebagian besar dari mereka tidak mematuhi peraturan-peraturan tersebut, serta tidak melakukan pengaplikasian dalam suatu lembaga pendidikan. Sangat disayangkan jikalau masalah ini, terus menerus terjadi, karena akan berakibat fatal pada kualitas peserta didik yang di ajarkan. Mereka hanya bisa menerima ilmu pengetahuan dari seorang guru tersebut, di luar dari itu mereka hanya bisa melihat dan meniru keadaan lingkungan sekitar mereka. Maka dari itu, perlu adanya penekanan terhadap pentingnya guru profesional dalam suatu lembaga pendidikan.
Dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Guru dan Dosen, Pasal 1 ayat 4 berbunyi : “Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi”.
Dapat dilihat dari Undang-Undang tersebut, untuk menjadi guru yang profesional bukan hal yang mudah. Seorang guru harus menempuh suatu pendidikan formal untuk menjadi seseorang yang profesional. Karena, dalam suatu lembaga pendidikan, guru adalah seseorang yang mengajarkan suatu ilmu kepada peserta didiknya. Bukan hanya itu peran guru dalam sebuah lembaga pendidikan sangatlah bervariasi seperti mendidik, mengarahkan, membimbing, menyampaikan dan memberi contoh. Tujuannya, agar peserta didik menjadi lebih paham dengan apa yang ia sampaikan dan tidak terjadi penyimpangan terhadap pemahaman peserta didik. Untuk memaksimalkan kualitas peserta didik, guru setidaknya dituntut untuk profesional dalam tanggung jawabnya terhadap peserta didik maupun orang lain. Guru profesional juga bukan hanya sebatas transfer of knowledge, akan tetapi, ia juga harus kreatif dan terampil dalam mengolah pembelajaran sesuai dengan perkembangan teknologi di era global. Seorang guru harus punya skill dalam menciptakan kondisi belajar yang baik. Terlebih dalam penggunaan berbagai media pembelajaran, metode pembelajaran serta sumber belajar yang sesuai dengan pemanfaatan teknologi yang tengan berkembang pesat seperti saat ini. Manfaatkan berbagai macam teknologi yang telah diciptakan untuk kepentingan orang banyak, terlebih pada orang-orang yang mempunyai pekerjaan yang penyampaiannya menggunakan teknologi canggih. Tujuannya agar peserta didik termotivasi untuk belajar menggali ilmu dengan fasilitas yangcukup mendukung dalam proses transfer ilmunya.
Dari uraian di atas, dapat dikemukakan bahwa dalam menentukan siapa guru yang profesional dapat dilihat dari beberapa kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya. Kemampuannya dalam mengelola kegiatan pembelajaran, mulai dari perencanaannya, pelaksaannya serta proses pengevaluasiannya dalam suatu kegiatan pembelajaran. Guru juga harus menguasai tentang kurikulum, sehubungan dengan adanya pergantian kurikulum yang dilakukan pemerintah terhadap suatu lembaga pendidikan. Mereka juga harus mampu menemukan jati dirinya sendiri dan mengaktualisasikan dirinya sesuai dengan kemampuannya sendiri.
Dengan demikian, guru profesional harus menguasai materi ilmu pengetahuan dan teknologi yang luas. Materi yang disampaikan juga harus sesuai bidangnya dan sesuai dengan mata pelajaran yang disampaikan kepada peserta didik. Peran guru terhadap pembinaan moral merupakan kemampuan seorang guru sebagai bagian dari suatu kelompok sosial yang mampu berkomunikasi secara efektif dan efisien dengan peserta didik, sesama guru, orang tua atau wali peserta didik, serta masyarakat sekitar dalam memberikan pendidikan moral. Terlepas dari itu semua seorang guru harus bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengabdi pada nusa dan bangsa serta mencintai tanah airsebagai bukti pengabdiannya.(***).

Comment

BERITA TERBARU