Menggapai Cita Melalui Bidikmisi

  • Whatsapp

Oleh: Suci Mirani
Mahasiswi IAIN SAS BABEL

Mewujudkan Indonesia Emas 2045 adalah cita-cita bangsa ini. Salah satu cara pemerintah Indonesia mewujudkannya dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yakni dengan mencanangkan program pemerataan pendidikan. Pemerintah saat ini, sedang gencarnya mewujudkan pemerataan pendidikan bagi rakyat Indonesia. Salah satu cara mewujudkannya dengan menyediakan program beasiswa kepada siswa yang kurang mampu untuk mencicipi bangku sekolah hingga bangku kuliah, tidak terkecuali masyarakat kalangan bawah. Karena kalau bukan generasi sekarang, siapa lagi yang akan membangun negeri ini.
Negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika tidak mungkin maju kalau bukan karena sumber daya manusianya yang berkualitas. Lahirnya teknologi juga dipengaruhi oleh keterampilan sumber daya manusianya. Indonesia harus bisa mengejar ketertinggalan dari negara maju dengan cara menyediakan program pendidikan kepada seluruh masyarakat baik yang mampu maupun yang tidak mampu. Saat ini, biaya bukan lagi menjadi penghalang bagi seseorang untuk menggapai impian dan cita-citanya. Salah satu program yang dicanangkan pemerintah adalah program bantuan bidikmisi kepada rakyat yang kurang mampu, tapi memiliki prestasi.
Pendidikan merupakan kebutuhan manusia yang sangat penting baik kepentingan sendiri maupun kepentingan banyak orang, karena pendidikan mempunyai tugas untuk menyiapkan sumber daya manusia bagi pembangunan bangsa dan negara. Berkesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi ternyata tak hanya menjadi idaman bagi mereka yang bermukim di kota metropolitan. Banyak anak-anak tanah air yang tinggal atau berdomisili di bentangan geografis berkategori 3T ( Terdepan, Terluar,Tertinggal) juga memiliki hak serupa untuk membangun negeri dan memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Untuk mewujudkan impian anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, lewat Kementrian Riset dan Teknologi (Kemristek Dikti), salah satu program yang dicanangkan pemerintah adalah program bantuan bidikmisi kepada rakyat yang kurang mampu, tapi memiliki prestasi. Bantuan ini dimaksudkan untuk menjembatani kesenjangan demi pemerataan hak pendidikan anak dari beragam titik di Indonesia. Program bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan, untuk memberikan penghargaan atau dukungan terhadap mereka yang berprestasi. Bidikmisi berfokus kepada yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi (lihat dalam pasal 76 Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi). Program beasiswa Bidikmisi ini, telah diselenggarakan Pemerintah Indonesia sejak tahun 2010.
Tujuan pemerintah menyelenggarakan Program Bidikimsi ini, adalah untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di Perguruan Tinggi bagi anak-anak didik yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik, memberi bantuan biaya pendidikan kepada calon atau mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk menempuh pendidikan Diploma atau Sarjana sampai selesai dan tepat waktu, meningkatkan prestasi mahasiswa maupun ekstrakulikuler, meningkakatkan prestasi dan kompetif, melahirkan lulusan yang mandiri, produktif serta memiliki kepedulian sosial, sehingga mampu berperan dalam upaya pemutus rantai kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
Mahasisiwa penerima Bidikmisi tidak hanya dapat uang terus dibiarkan begitu saja, sebagai tunas muda bangsa mahasiswa butuh disiram dan di pupuk. Ada kegiatan-kegiatan lain yang membantu kita untuk meningkatkan prestasi akademik, baik Hardskill maupun softskill. Setiap tahun juga ada acara besar yang namanya semarak Bidikmisi, yaitu acara berupa serangkaian perlombaan khusus Mahasiswa Bidikmisi yang memperebutkan juara antar kampus di seluruh Indonesia, dan setiap tahunnya diadakan di tiap kampus berbeda di seluruh Indonesia. Ajang perlombaan seperti ini mahasiswa Bidikmisi harus berkontribusi lebih banyak lagi untuk mengasah kemampuan setiap individu. Mahasiswa harus memenuhi beberapa peraturan dari pemerintah, salah satunya nilaik IPK. Untuk IPK Mahasiswa Bidikmisi minimal 2,75, jika kurang dari 2,75 akan mendapatkan surat peringatan dan beasiswanya akan diberhentikan.
Sebagai Mahasiswa Bidikmisi yang telah diberi kesempatan mendapatkan beasiswa, kita harus memanfaatkan dengan baik beasiswa tersebut. Sebagai generasi penerus bangsa yang telah mendapat kesempatan beasiswa, kita harus memberikan kontribusi kepada negara yang telah memfasilitasi semua kebutuhan kuliah, jangan hanya semata-mata menerima uang lalu tidak memberikan kontribusi apapun. Karena, kita diberikan kesempatan yang orang lain belum tentu mendapatkannya. Harapan untuk kedepannya, agar pemerintah lebih meningkatkan kuota penerima Bidikmisi untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas, kompeten dan ahli dibidangnya.
Dengan adanya Program Bidikmisi, seluruh masyarakat Indonesia dapat merasakan bangku sekolah dan bangku perkuliahan. Jadi, tidak halangan lagi bagi kita menyetarakan pendidikan, karena dengan pendidikan kita bisa meraih cita-cita dan kesuksesan kita. Miskin bukan berarti tidak boleh bermimpi tinggi, karena Bidikmisi adalah membidik prestasi, membangun negeri. Mari menggapai cita melalui Program Bidikmisi.(***).

Related posts