Menanamkan Nasionalisme Terhadap Negara

No comment 140 views


Oleh: Nur Hanifah
Siswa Kelas XI Bahasa dan Budaya SMAN 1 Koba, Bangka Tengah

Nur Hanifah

Seperti yang telah kita ketahui, sebentar lagi negeri tercinta kita akan merayakan hari kemerdekaan  yang penuh dengan kenangan dan perjuangan. Di mana hari yang membuat Indonesia bangga akan kemerdekaan. Kecintaan akan Indonesia akan tumbuh melalui peringatan hari kemerdekaan Indonesia yang di gelar sebentar lagi tepatnya pada tanggal 17 Agustus. Semua sekolah di Indonesia sibuk mempersiapkan perayakan hari kemerdekan.  Semua sekolah akan mengadakan  berbagai  kegiatan perayaan, seperti Pasukan Baris Berbaris, karnaval yang bertemakan budaya ataupun kecintaan terhadap Negara Kesatuan Indonesia dan masih banyak lagi kegiatan di perayaan hari kemerdekaan. Bukan hanya di sekolah saja, ternyata kegiatan peringatan kemerdekan Indonesia juga diadakan di Desa atau di perkampungan. Berbagai macam lomba pun diadakan seperti,  lomba makan kerupuk, loncat karung, bermain sepak bola menggunakan sarung, karaoke bersama, motor lambat, joget balon dan masih banyak lagi lomba yang di gelar. Masyarakat juga sangat antusias saat mengikuti kegiatan lomba peringatan hari kemerdekaan. Hal ini sangat berdampak  positif, karena apa? Banyak yang diperoleh dari perayaan yang di adakan di sekolah ataupun di desa-desa yang ada di Indonesia, tetapi jangan salah yang di kota juga merayakan perayaan kemerdekaan negeri tercinta ini. Sebagai bukti antusias masyarakat tepatnya di wilayah Malang pada saat perayaan hari kemerdekan mengadakan tradisi Baritan. Baritan adalah kegiatan makan bersama yang dilakukan duduk lesehan sambil menghadap nasi tumpeng dan lauk pauk. Hal ini menunjukan bahwa ikatan kekeluargaan antar sesama masyarakat.  Selain itu menambah rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan.Perayaan hari kemerdekaan ini, diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak, bapak-bapak, ibu-ibu, pegawai bahkan kakek nenek juga ikut andil dalam  perayaan hari kemerdekaan negeri kita. Ini terlihat dari antusias para masyarakat yang sangat gembira ria dalam mengikuti kegiatan perayaan.Kemudian, perlu diketahui ternyata, setiap lomba yang digelar saat perayaan Agustus itu sangat mempunyai nilai yang begitu besar terhadap diri kita yang selama ini, belum kita ketahui. Terdapat sejarah mengapa lomba 17 Agustus tersebut diadakan? Ternyata lomba ini ada berasal dari ide masyarakat sendiri. Ahli sejarahwan J.J Rizal menyatakan bahwa lomba perayaan Agustusan diadakan sejak tahun 1950-an. Namun, perlombaan itu merupakan comotan dari masa Belanda,  terutama zaman (penjajahan) Jepang yang ditambah dengan aneka lomba baru. (Kompas.com, 2016).Bahkan presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno pun ikut merayakan bersama dengan para masyarakat dengan sangat antusias. Ia mau menandatangani buku untuk dijadikan hadiah. Sehingga karena begitu banyak yang telah melakukan perayaan ini sontak perlombaan kian masyur ke saentero negeri. Begitulah sekilas pembahasan tentang sejarah perlombaan Agustusan yang di selenggarakan diseluruh kalangan di Indonesia. Menarik bukan? Jadi, kita tidak hanya sekedar berpartisipasi tanpa mengetahui sejarahnya.  Tak semua negara yang bisa seperti Indonesia yang merayakan hari kemerdekaan dengan cara yang unik dan tradisional. Semua negara pasti merayakan hari kemerdekaan, tetapi tidak semeriah di Indonesia. Beruntung bisa memiliki negara dengan karakteristik yang beragam dan memiliki persatuan seperti ini. Negara lain sibuk mencari perlombaan yang unik dan tradisional. Contohnya, saja negara tembok besar China, mereka mengadakan perayaan lomba hari kemerdekaan dengan lomba sepatu yang paling bau atau kaos kaki paling bau busuk maka itulah yang akan menang. Apakah lomba ini unik? Berbeda dengan di Indonesia yang keunikannya sangat beragam,  dan pastinya memiliki nilai eksotis serta jelas punya nilai sejarahnya.Ditarik dari negara tembok besar China kembali ke Indonesia, sebenarnya apa saja  manfaat yang di dapat dari perlombaan yang diselenggarakan di Indonesia selain dari kesenangan dan kekeluargaan. Selanjutnya, membahas tentang manfaat yang di peroleh dari perlombaan perayaan Agustusan negeri khatulistiwa ini. Tahukah kamu kegiatan lomba Agustusan yang diadakan di sekolah, terutama untuk siswa? Siswa yang mengikuti Pasukan Baris Berbaris akan merasakan bagaimana rasanya rakyat dan tentara zaman dahulu yang merasakan perjuangan untuk melawan penjajah. Sehingga para siswa yang mengikuti juga akan hikmat dalam latihan. Panas terik tak melunturkan semangat jiwa yang membela negara maka itu yang akan dirasakan oleh siswa. Bagi yang mengikuti karnaval juga akan merasakan nilai-nilai kesatuan dengan melihat teman-temannya yang berpakaian yang berbeda suku,  daerah dan agama maka disitulah akan terasa keberagaman. Hal itu juga membuat kita merasa satu bangsa, maka disitulah titik dari semboyan kita Bhineka Tunggal Ika yang akan di rasakan oleh siswa yang mengikuti karnaval.Manfaat lain yang dapat di peroleh dari perlombaan 17 Agustusan yang diselenggarakan di desa, selain kekeluargaan dan kegembiraan, maka tentunya ada yang paling fantastik yaitu lomba tarik tambang. Lomba ini adalah lomba yang dilakukan per regu atau tim yang mempunyai manfaat bagi kesehatan. Karena pada saat menarik tambang maka otot bahu anda akan bereaksi dan membuat anda sehat. Selain sehat, lomba tarik tambang juga membuat kita kompak dalam regu dan saling bekerja sama.  Beralih dari tarik tambang menuju ke lompat karung atau istilah populernya adalah balap karung. Lomba ini sering sekali di lakukan pada saat lomba perayaan Agustusan,  bahkan menjadi lomba wajib. Lomba lompat karung ini memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh salah satunya adalah membakar kalori dan baik untuk melatih otot lengan, bahu, dada dan betis. Ini adalah salah satu contoh lomba yang memiliki manfaat. Kurang lebih manfaat yang dijelaskan dapat menumbuhkan minat para pecinta lomba agar lebih antusias lagi dalam mengikuti lomba Agustusan. Kebayangkan keseruannya bagaimana?Dari paparan yang telah dijelaskan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa Indonesia ini sangat kaya akan budaya. Tradisi yang melekat tak akan mudah goyah, maka jangan sampai kita menggoyahkannya hanya karena kita melihat negara luar yang mempunyai trend. Jangan sampai pengaruh dari luar akan membuat negara kita hancur dan budaya kita terkontaminasi dengan budaya luar. Dengan demikian, jangan biarkan hal tersebut merambat ke mana-mana. Kita harus cinta dengan budaya kita. Cinta akan keberagaman  yang membuat kita kaya. Jangan pernah terlintas dibenak kita bahwa Indonesia hanya negara yang berkembang bukan negara  maju. Oleh karena itu, kita sebagai generasi bangsalah yang akan membuatnya maju. Tanamkan dalam diri kita bahwa  kita cinta Indonesia. Tunjukan bahwa kita warga Indonesia  yang bangga akan perbedaan. Tanamkan rasa nasionalisme kita terhadap negara, bahwa Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan kita dan pancasila sebagai ideologi kita yang akan kita rayakan pada tanggal 17 agustus nanti.  Tunjukan antusias  dan rasa cinta tanah air kita terhadap negara Indonesia melalui lomba-lomba yang diselenggarakan di desa, di kota ataupun dimana pun kita berada.(****). 

No Response

Leave a reply "Menanamkan Nasionalisme Terhadap Negara"