Membentuk Persepsi yang Baik dalam Memilih Jurusan Kuliah

  • Whatsapp

Oleh: Siski Marshanda
Jurusan PGSD STKIP Muhammadiyah Babel

Kata pendidikan dari hari ke hari terus dibicarakan. Bahkan tidak henti-hentinya pendidikan selalu menjadi perbicangan banyak orang. Hal itu dikarenakan pendidikan sangat penting bagi kehidupan manusia. Itulah mengapa pendidikan tidak terlepas dari kehidupan manusia.

Seiring berjalannya waktu, pendidikan yang terus menjadi salah satu bagian terpenting dari kehidupan manusia, menjadikan setiap orang dituntut untuk bersekolah dari mulai PAUD, TK, SD/MI, SMP/Mts, SMA/MA/SMK dan Perguruan Tinggi. Bahkan di Indonesia sudah mewajibkan setiap orang belajar 12 tahun. Langkah itu diambil sebagaimana tujuan negara Republik Indonesia yang terdapat dalam Undang-Undang Dasar 1945 pada alenia Ke-IV, yaitu untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap Bangsa Indonesa dan seluruh tumpah darah Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum, mecerdaskan kehidupan Bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. Berdasarkan hal itu pula bahwa setiap orang di Indonesia memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan.

Pengertian pendidikan yang mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 pasal 1 ayat (1) menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Berdasarkan hal itu, dapat kita lihat bahwa tujuan dari pendidikan adalah untuk mewujudkan susana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Namun, pada kenyataannya tujuan dari banyak orang dalam mengeyam pendidikan tidak hanya itu saja, tetapi juga untuk mendapatkan pekerjaan yang layak agar dapat menunjang perekonomian keluarga. Hal itu sebagai salah satu tujuan untuk mencapai kesuksesan.

Kesuksesan berasal dari kata sukses. Setiap orang mengartikan kesuksesan berbeda-beda sesuai dengan pandangan dan pengalaman hidup. Tapi kesuksesan dapat kita artikan sebagai suatu keinginan yan kemudian keinginan itu tercapai. Hal itu sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Brian Tracy bahwa kesuksesan adalah keinginan untuk menjalani hidup sesuai dengan keinginan atau apa yang kita cita-citakan, melakukan apa yang kamu nikmati, dikelilingi keluarga, teman-teman dan orang orang yang disayangi.

Memang kesuksesan bukan diukur dari tingginya pendidikan, tapi pendidikan selalu memberi peluang untuk mengantarkan banyak menuju kesuksesan. Dalam mencapai kesuksesan, pendidikan dasar memang sangat penting sebagai langkah awal memberikan masa depan yang baik dan mengantarkan kepada kesuksesan bagi setiap orang, dari mulai PAUD, TK, SD/MI, SMP/Mts, dan SMA/MA/SMK. Namun setelah pendidikan dasar, yang menjadi penentu masa depan dalam mencapai kesuksesan adalah perguruan tinggi.

Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau kuliah tentu merupakan sebuah keinginan oleh banyak orang dalam mencapai kesuksesan. Meskipun memang tidak semua yang berpendapat seperti itu, tetapi melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi merupakan mimpi hampir bagi semua orang. Apalagi orang tua menginginkan anaknya untuk berpendidikan agar mampu menjadi seorang sarjana yang kemudian mendapatkan pekerjaan yang layak dan baik. Keinginan orang tua itu didasarkan atas dasar agar ananknya bisa memiliki kehidupan yang lebih baik dari pada mereka.

Berbicara melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi juga tidak terlepas dari memilih jurusan kuliah. Terdapat ribuan calon mahasiswa yang setiap tahunnya berjuang dan berlomba-lomba untuk mendaftarkan diri ke perguruan tinggi yang ada, baik yang berada di dalam daerah maupun diluar daerah mereka. Pada saat itu pula mereka dihadapkan dengan tantangan memilih jurusan kuliah ditambah lagi tantangan ekonomi keluarga yang menjadi pertimbangan memilih perguruan tinggi.

Memilih jurusan kuliah pada hakikatnya memang salah satu bagian terpenting, karena jurusan kuliah menentukan masa depan. Tidak sedikit mahasiswa yang mengalami salah pilih jurusan yang disebabkan oleh banyaknya jurusan pada setiap perguruan tinggi. Oleh karena itu, memang memilih jurusan kuliah bukan suatu perkara yang mudah.

Agar tidak terjadi kesalahan dalam memilih jurusan kuliah, maka kita perlu membentuk persepsi yang baik dalam memilih jurusan kuliah. Muncul pertanyaan, bagaimana membentuk persepsi yang baik dalam memilih jurusan kuliah? Langkah pertama yang dapat kita ambil adalah bahwa dalam mengenyam pendidikan kita jangan hanya berpikir bawah tujuan mengenyam pendidikan sekedar untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi kita kembalikan kepada tujuan pendidikan sebenarnya adalah untuk menuntut ilmu. Hal itu sebagaimana didasarkan pada hadis yang artinya “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap kaum muslim laki-laki dan kamu muslim perempuan”.

Selain itu, dalam memilih jurusan kuliah jangan terpengaruh dan menelan mentah-mentah apa yang dikatakan oleh orang lain. Misalnya banyak orang yang mengatakan lebih baik memilih jurusan guru, karena pada tahun sekian banyak guru yang akan pensiun, lebih baik memilih jurusan sekolah kedinasan agar mendapatkan perkejaan yang lebih baik, lebih baik memilih jurusan kodekteran agar bisa membuat tempat praktek, lebih baik pilih jurusan formasi agar bisa bangun apotik dan lain sebagainya. Bahkan bisa kita lihat banyak orang memilih jurusan kuliah atas dasar pertimbangan agar mudah mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan gaji yang besar.

Memilih jurusan kuliah atas dasar pertimbangan agar mudah mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan gaji yang besar memang bukan suatu masalah, tapi alangkah baiknya kita membentuk pemikiran dan niat kuliah untuk memberikan manfaat bagi banyak orang ketika sudah menjadi sarjana dan turun ke dalam masyarakat. Perlu kita ketahui juga, bahwa mudahnya mendapatkan pekerjaan bukan hanya persoalaan pada bagusnya jurusan yang dipilih dan bagusnya perguruan tinggi. tetapi persoalan kehidupan kita kepada Allah SWT itu bagaimana. Karena pada hakikatnya kesuksesan tidak hanya didapatkan dari kuliah saja, ada banyak faktor yang dapat memberikan kita kesuksesan. Salah satunya seperti bersedekah dan membantu orang lain. Karena jika kita sering membantu dan menolong orang lain, Insya Allah saat kita dalam keadaan susah Allah akan memberikan kemudahan dan bantuan melalui orang lain. Hal itu sebagaimana yang dijelaskan dalam surah Az-Zalzalah Ayat 7 yang artinya “Maka barang siapa yang berbuat kebaikan sebesar Zarrah, maka ia akan melihat balasannya”.

Oleh karena itu, pentingnya kita membentuk persepsi yang baik dalam memilih jurusan kuliah. Selesaikan terlebih dahulu kuliah yang sedang kita jalani, masalah pekerjaan serahkan kepada Allah yang memberikan rezeki kepada kita untuk bekerja dimana saja, yang terpenting kita harus berusaha dan berani untuk mencoba. Perbanyak sedekah dan membantu orang lain, bisa jadi itu jalan yang mengantarkan kita pada kesuskesan.(***).

Related posts