Memanfaatkan Teknologi Berbasis Agama Islam

No comment 296 views

Oleh: Abdul Hapiz
Mahasiswa Jurusan Tarbiyah Prodi PAI STAIN SAS Babel

 

Di era modernisasi dan kecanggihan teknologi seperti saat ini, pekerjaan manusia dari berbagai bidang sangat dimudahkan. Era tradisional pun perlahan-lahan semakin pudar, karena beraneka macam produk dengan yang ditawarkan perusahaan-perusahaan asing. Jepang misalnya, adalah negara dengan kepopuleran akan teknologi, dimana perkembangannya begitu pesat.
Pada dasarnya, teknologi sangat bermanfaat untuk memajukan seseorang, masyarakat, daerah atau sebuah Negara, apabila penggunaannya dilakukan secara bijak dan pintar. Bahkan, karena kelebihan yang dimilikinya, manusia dari segala penjuru dunia berlomba-lomba untuk menciptakan teknologi dengan beragam jenis dan bentuk.
Terlepas dari apapun kelebihan dan manfaatnya, kali ini, Penulis ingin mengajak sedikit mengulasnya kearah yang lebih spesifik. Ternyata, teknologi bisa diciptakan untuk kepentingan keagamaan, dalam hal ini teknologi berbasis agama Islam. Kita ambil sebuah contoh, Alqur’an. Kita tahum Alqur’an merupakan Kitab Suci umat Islam yang dipergunakan untuk mengaji. Ukurannya bervarian, mulai dari yang kecil, sedang, dan besar. Akan tetapi, seiring perkembangan waktu, Alqur’an mengalami proses pembaharuan atau beralih ke masa inovasi seperti Alqur’an dilengkapi dengan elektronik pen (e-pen). E-pen ini, berfungsi sebagai petunjuk baca Alqur’an yang secara otomatis akan membaca ayat Alqur’an secara sendiri tanpa seseorang yang harus membaca.
Selain itu, e-pen juga akan mendeteksi atau mengetahui secara otomatis hukum tajwid ketika e-pen diarahkan ke ayat-ayat Alqur’an. Coba kita bandingkan dengan petunjuk konvensional atau tradisional yang dulu, hanya terbuat dari kayu yang kemudian diukir sedemikian rupa dengan beragam bentuk dan model, menggunakan alat khusus. Yang terpenting adalah persamaannya yaitu sama-sama berfungsi untuk petunjuk baca Alqur’an. Sementara yang membedakannya terletak pada bahan dan modelnya saja. Biasanya, harga yang ditawarkan mulai dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah, dan terdapat di toko-toko yang menjual alat-alat teknologi inovasi yang canggih.
Ada juga untuk bisa membaca ayat suci Alqur’an hanya melalui smartphone, baik yang terjemahan maupun MP3. Hanya dengan download aplikasi Alqur’an lewat Play Store untuk pengguna android dan IOS lewat Apple store. Ada pula aplikasi Muslim Pro yang dapat didownload yang berfungsi untuk mengetahui jadwal shalat 5 waktu dan suara adzan secara otomatis tanpa harus terhubung dengan internet. Jadi, mudah dan praktis tanpa harus membawa Alqur’an, baik itu ketika ada acara pengajian maupun di dalam rumah.
Membaca Alqur’an pun jadi lebih mudah dan nyaman. Kapanpun dan dimanapun semua bisa menggunakan dengan tepat dan bijak. Siapapun bisa menggunakannya. Namun yang terpenting adalah perlunya sosialisasi penggunaan teknologi berbasis agama Islam kepada anak-anak, agar mereka dapat mengenal teknologi dengan tanggap dan cepat. Jadi, teknologi berbasis Islam sangat menguntungkan bagi siapa saja yang ingin menggunakannya yang difungsikan sebagai pendidikan atau bahan ajar.
Teknologi berbasis agama Islam sudah lama diciptakan demi kepentingan umat manusia di muka bumi ini. Jadi, intinya adalah penggunaan teknologi tidak hanya pada bidang-bidang tertentu, tetapi juga pada bidang keagamaan. Walaupun tidak semua orang bisa mengenal atau tahu cara penggunaannya, tetapi ada baiknya kita belajar mengenal teknologi berbasis agama Islam yang sangat menarik dan bermanfaat untuk semua kalangan umat muslim. Semoga kita menjadi insan yang baik dan berguna, cerdas memanfaatkan teknologi, dan membangun semangat untuk belajar keagamaan dengan ikhlas lahir batin. Fastabiqul Khairat!.(****).

 

No Response

Leave a reply "Memanfaatkan Teknologi Berbasis Agama Islam"