Melawan Saat Dipalak, Warga Keramat Dibacok Residivis

  • Whatsapp
Willy (bawah), pelaku pembacokan saat diamankan di Mapolres Pangkalpinang, Selasa (14/1). (foto: istimewa)

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Warga Jalan Usman Ambon, Kelurahan Kacang Pedang, dihebohkan dengan peristiwa pembacokan yang terjadi pada Selasa (14/1/2020) sore. Dari informasi yang dihimpun rakyatpos.com, dua warga Kelurahan Keramat, Ari Wijaya dan Yulianto dibacok oleh Willy (25) seorang residivis. Penyebabnya karena korban enggan menyerahkan uang dan sepeda motor saat dipalak pelaku.

Dari keterangan Ali (36) yang merupakan keluarga korban, peristiwa tersebut bermula ketika keponakan dan sepupunya, Ari Wijaya dan Yulianto dari arah Pasar Pagi hendak pulang ke Kelurahan Keramat menggunakan sepeda motor. Ketika melintas di lokasi kejadian, korban bertemu dengan pelaku.

Read More

Menurut dia, penyebab pembacokan tersebut berawal dari pelaku yang meminta uang kepada korban. “Keluarga saya diberhentikan dimintai uang, karena tidak mempunyai uang pelaku ini meminta motor, lantaran tidak dikasih, maka terjadilah perkelahian,” ungkap warga Kelurahan Keramat ini.

Akibat peristiwa ini, korban Ari Wijaya mengalami luka bacok di bagian kepala, sedangkan korban lain mengalami luka di bagian punggung. Ari saat ini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Pantauan rakyatpos.com, pelaku bernama Willy yang berhasil diamankan warga kemudian dibawa ke Polres Pangkalpinang. Satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri dari kejaran massa.

Terpisah, Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Jadiman Sihotang, Selasa malam membenarkan telah terjadinya tindak penganiayaan yang dialami dua orang korban. Dia mengatakan saat ini pelaku Willy masih dalam pemeriksaan petugas.

“Sudah diamankan pelakunya, pelaku juga merupakan residivis dalam kasus penganiayaan dan pembakaran dan masih dalam status pembebasan bersyarat,” kata Jadiman.(ist)

Related posts