Melawan, Pembunuh Rendi Ditembak

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Tidak butuh waktu lama bagi jajaran Reskrim Polres Pangkalpinang untuk menangkap PI (38) pelaku pembunuhan Rendi Nafila, yang terjadi Senin dini hari (8/7/2019) sekira pukul 02.30 WIB.

Kurang dari enam jam, dipimpin Kasat Reskrim, AKP Harry dan anggota berhasil menangkap pelaku di rumahnya di kawasan Kelurahan Rejosari, Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang. Namun, karena melawan saat ditangkap, polisi menghadiahi pelaku dengan timah panas.

Dari keterangan polisi, peristiwa berdarah dan berujung kematian tersebut terjadi di depan kantor ekspedisi di Kelurahan Pasir Garam, Kecamatan Pangkalbalam, Senin dini hari. Awalnya, kejadian bermula dari cek-cok mulut antara pelaku dan korban tak jauh dari toko milik seorang warga.

“Dari keterangan saksi, satu diantara pelaku mencabut pisau, menusuk korban dan langsung melarikan diri menggunakan motor RX King dan meninggalkan korban dengan kondisi bersimbah darah,” terang Kasat Reskrim AKP Harry.

Dari hasil visum tim medis, diketahui korban mengalami beberapa tusukan di bagian lengan sebelah kanan, kepala dan bagian pantat sebelah kiri.

“Korban meninggal dunia pada saat menuju Rumah Sakit Bakti Timah lantaran banyak mengeluarkan darah,” katanya.

Dia menegaskan, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak bagian kaki pelaku lantaran berusaha menyerang petugas saat hendak ditangkap.

“Saat dimintai menunjukan barang bukti, pelaku berusaha menyerang kami dan melarikan diri hingga kami mengambil tindakan tegas,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih diamankan di Mapolres Pangkalpinang untuk mendalami motif pembunuhan.

Polisi juga mengamankan barang bukti baju sweater warna biru milik pelaku, celana jeans warna biru dan sepeda motor Spacy. (das/10)

Related posts