Me Hoa: Pemimpin Hati-hati Bicara

  • Whatsapp
foto ilustrasi

PANGKALPINANG – Ketua DPRD Bangka Tengah (Bateng), Me Hoa, angkat bicara menyikapi viralnya ungkapan salah satu oknum Pimpinan DPRD di Provinsi Babel pada media massa.

Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung (Babel) tersebut mengungkapkan bahwa seorang pemimpin harus hati-hati dalam berbicara dan tidak berandai-andai supaya tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Read More

“Makan itu boleh sembarang makan, namun bicara jangan sembarang bicara, apalagi seorang pemimpin. Jangan berandai-andai langsung saja dikasih contoh, tempatnya dimana?, dasar hukum masalah nya apa?, mengapa harus dibongkar? dan solusinya apa?,” ujar Me Hoa melalui pesan WhatsApp, Minggu (12/01/2020).

Ia menyampaikan agar semua elemen masyarakat dapat menjaga kerukunan antar berbagai etnis dan agama, serta kepercayaan yang telah lama terpelihara di Babel dengan bersikap bijak dan hati-hati dalam berbicara, maklumi perasaan dan respon masyarakat yang sayang dengan Kebhinekaan Persatuan Kesatuan.

“Sebaiknya kita hati-hati dalam berbicara, jaga kerukunan, gunakan kata-kata yang tepat. Indonesia itu terdiri dari multi etnis, contohnya etnis Tionghoa, etnis Bugis, etnis Sunda, etnis Jawa dan lainnya. Jika hanya nyebut Cina, China aja, itu adalah nama negara, itu tidak tepat,” katanya.

Ia menambahkan kepada para Netizen diharapkan hati-hati dalam membuat status atau komentar di medsos masing-masing.

“Masih banyak para pemimpin dan wakil rakyat kita yang bijaksana, berwawasan luas, serta tulus ikhlas. Semoga ini menjadi pembelajaran supaya rencana pemikiran-pemikiran dalam mengambil kebijakan anggaran, legislasi, kontrol. Bila di DPRD dan atau kepala daerah se- Babel jangan melukai hati masyarakat Babel,” tukasnya. (ran/6)

JustForex

Related posts