Mayat Terdampar di Pantai Tanjung Merun

  • Whatsapp
MAYAT TERDAMPAR – Pihak Polsek Lepong bersama aparatur desa menyaksikan kondisi mayat tanpa identitas yang sudah tidak utuh lagi terdampar di tepi pantai Tanjung Merun, Rabu pagi (22/5/2019). (foto: Dedi Irawan)

Sebagian Organ Tubuh Hilang
Identitas Belum Diketahui

LEPARPONGOK – Warga Desa Tanjung Labu Kecamatan Lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan, geger. Pasalnya, seorang warga setempat menemukan sesosok jasad tanpa identas di Pantai Rimba Tanjung Merun Tanjung Labu, Rabu (22/5/2019).

Mayat itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB terdampar di tepi pantai. Tragisnya, sebagian organ tubuh jenazah telah rusak dan hilang. Kapolsek Lepar Pongok, Ipda Martuani Manik, SH mengatakan pihaknya menerima laporan dari perangkat desa dan langsung meluncur ke TKP (tempat kejadian perkara).

“Mayat ditemukan tanpa identas apapun, belum diketahui jenis kelamin mayat karena kondisi kepala, tangan dan kaki sudah hilang serta kondisi bagian perut mayat sudah rusak,” ujarnya.

Menurutnya, Polsek Lepar Pongok terus mendalami identas mayat tak dikenal tersebut. Adapun ciri-ciri korban diantaranya menggunakan celana pendek warna hijau. Berdasarkan hasil pemeriksaan Dokter Puskesmas TanjungLabu, diperkirakan mayat sudah dua minggu meninggal sebelum ditemukan.

“Kesepakatan perangkatan Desa Tanjung Labu mayat akan dikubur siang ini di Pantai Rimba Tanjung Merun,” ungkapnya.

Aparat desa segera memakamkan mayat tersebut lantaran tubuhnya yang sudah tidak utuh lagi serta mengeluarkan bau tak sedap. Seluruh kulit tubuhnya mulai melepuh dan mengeriput. Konsidi ini menyulitkan pihak medis dan kepolisian mengidentifikasi jasad korban.

“Karena tubuh mayat sudah dak utuh, jadi semua pihak sepakat supaya jenazah dimakamkan dekat lokasi penemuan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, akan mendalami penyebab kematian korban. Hanya saja, kata Kapolsek jika dilihat jasadnya korban ini hanyut dari tengah laut lalu terdampar ditepi pantai. Dia mengimbau agar masyarakat segera melapor jika ada keluarga mereka yang hilang beberapa waktu lalu.

“Tidak ada identitas lain selain celana yang dikenakan. Kita imbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarga sejak beberapa waktu lalu bisa menghubungi Polres Basel atau Polsek Lepar Pongok,” pungkasnya. (raw/6)

Related posts