by

Mayat Musa Mengapung di Karang Amat

-NEWS-487 views
EVAKUASI KORBAN – Anggota Polair bersama nelayan melakukan proses evakuasi jasad Musa dari laut tiba di dermaga Air Antu Desa Deniang Riau Silip. (foto: Zuesty)

Anak Korban Masih Menghilang
Kasat Polair Putuskan Kembali ke Laut

RIAU SILIP – Nelayan Sungailiat menemukan sesosok mayat mengapung di perairan Pancang Amat, Karang Ladini pada koordinaat 0140266/10613046, Kamis (13/9/2018).
Mayat diketahui bernama Musa, warga lingkungan Parit Pekir Sungailiat. Diperoleh info korban bersama anaknya, Juari pergi melaut menggunakan perahu sejak 3 hari lalu. Diduga Juari turut menjadi korban dan masih dalam proses pencarian.
Kasatpolair Polres Bangka AKP. Elpiadi, menjelaskan, awalnya mayat tersebut ditemukan oleh salah satu nelayan Sungailiat, Bujang Lai saat sedang memancing ikan tenggiri diperairan laut Karang Ahmad pada Kamis (13/9/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.
Setelah itu, Bujang Lai melihat sesuatu yang terapung diatas permukaan air laut tidak jauh dari tempat ia memancing.
Saat didekati, benda yang dimaksud ternyata jasad manusia yang terapung dalam kondisi terlungkup dan hanya mengenakan baju kaos berwarna abu tanpa celana.
Atas temuan itu, Bujang Lai langsung mengamankan jasad yang dimaksud dengan cara mengikat bagian tubuh mayat dengan menggunakan tali lalu diikat kebagian perahu dengan tujuan agar mayat tersebut tidak terbawa arus gelombang.
Usai berhasil mengamankan mayat tersebut, Bujang Lai langsung menginformasikan temuannya itu kepada rekannya Ahmad menggunakan via ponsel yang berada didaratan.
Usai mendapati kabar dari Bujang Lai, Ahmad langsung meneruskan informasi tersebut kepihak berwajib.
“Memang benar telah ditemukan mayat seorang laki laki yang belum diketahui identitasnya menggunakan baju kaos. Setelah itu, kami pun melakukan evakuasi dari laut menuju dermaga Air Antu, Dusun Bedukang, Desa Deniang, Riau Silip,” jelasnya.
Usai korban berhasil dievakuasi kedaratan, pihaknya langsung membawa jenazah tersebut ke Rumah Sakit Umum Depati Amir Sungailiat guna dilakukan identifikasi serta pemeriksaan visum dirumah sakit setempat.
“Besar harapan kami dengan temuan ini ada pihak keluarga yang merasa kehilangan keluarga yang melaut tapi belum kembali agar dapat menghubungi kami dan dapat melakukan pengecekan terhadap keberadaan jenazah ini,” ujarnya.
Selang tak lama, sejumlah warga Parit Pekir yang penasaran mendatangi kamar mayat RSUD Depati Bahrin Sungailiat dan memastikan bahwa mayat tersebut adalah Musa.
Usai mendapatkan informasi masyarakat, Kasatpolair Polres Bangka AKP Elpiadi langsung memutuskan kembali melakukan pencarian ke laut mengingat korban pergi melaut bersama anaknya.
“Kami kelaut lagi infonya perahu korban ditemukan dan diduga ada anaknya lagi yang menjadi korban dan sedang dalam pencarian,” tegas Elpiadi. (2nd/6)

Comment

BERITA TERBARU