by

Maulana Juarai Lomba Video Competition Stisipol Pahlawan 12

-Bangka-143 views
Penyerahan hadiah kepada pemenang di Malam Anugerah Insan Stisipol Pahlawan 12 dan Public Speaking Video Competition 2019 di Graha Stisipol Pahlawan 12, Kamis (21/3/2019). (foto: istimewa)

SUNGAILIAT – Maulana meraih juara pertama Lomba Video Competition 2019 yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Pahlawan 12 Bangka. Untuk juara kedua diraih Afriyani dan juara ketiga direbut Feby Octavian.

Penyerahan hadiah dilangsungkan saat Malam Anugerah Insan Stisipol Pahlawan 12 dan Public Speaking Video Competition 2019 yang dipusatkan di Graha Stisipol Pahlawan 12, Kamis (21/3/2019).

Dosen Mata Kuliah Public Speaking Stisipol Pahlawan 12, Ferdiana saat acara mengungkapkan kegiatan ini diikuti beberapa orang mahasiswa dari program studi Ilmu Komunikasi maupun program studi Ilmu Administrasi Negara.

“Ada beberapa video yang masuk dan kita seleksi untuk dilombakan sesuai dengan tema yang diambil. Lomba video competition ini tidak terfokus pada ilmu komunikasi saja, akan tetapi temanya mengambil yang lebih luas dan bebas. Yang penting mahasiswa bisa mengambil dari sisi positif dan siap masuk di dunia kerja,” katanya.

Lebih jauh Ferdiana mengungkapkan, untuk kriteria penilaian terdiri dari beberapa indikator, mulai dari penyajian video, tema yang diambil, isi atau konten video, inovasi, artikulasi dan packing dan seni yang dicari. “Kita melatih mahasiswa untuk berani berinovasi dan berkembang sehingga mampu menghasilkan karya-karya yang bisa dipromosikan ke dunia kerja dan pendidikan juga,” katanya.

Sementara itu, Ketua Stisipol Pahlawan 12, Dr. Darol Arkum mengatakan kegiatan kompetisi tersebut memberikan paradigma baru bagi mahasiswa untuk terus aktif dan kreatif dalam memberikan karya kepada kampus dan dunia kerja. “Kita beri apresiasi dan terus berkaya untuk pengabdian masyarakat,” harapnya.

Sang juara, Maulana mengaku senang atas keberhasilannya menjuarai Public Speaking Video Competition Stisipol Pahlawan 12. Dia tak menyangka dengan keterbatasan yang ada saat pembuatan video dengan tema kuliner tersebut bisa membuat juri memberikan untuk videonya.

“Jujur tak menyangka, karena kita buat juga dengan persiapan yang agak kurang, namun optimis juga kita, karena dengan ilmu yang dipelajari di kampus dan dapat kita terapkan dalam video ini. Sekali lagi terima kasih untuk semuanya dan tim yang telah membuat video ini menjadi bermakna dan penuh arti,” kata Maulana. (2nd/10)

Comment

BERITA TERBARU