Masyarakat Berok Sidak TI Liar Pungguk

  • Whatsapp
Unsur elemen masyarakat Kelurahan Berok Kecamatan Koba mendatangi rumah pelaku penambangan liar di WPN eks Kobatin, Jum’at (19/07/2019) tadi malam. (foto: M Tamimi)

Datangi Rumah Pelaku Tambang
Minta Bongkar Peralatan

KOBA – Sejumlah masyarakat Kelurahan Berok Kecamatan Koba yang tergabung dalam tokoh agama, tokoh masyarakat, Camat Koba dan Satpol PP mendatangi lokasi tambang ilegal di wilayah Pungguk eks Koba Tin.
Usai meninjau tambang, masyarakat pun mendatangi rumah oknum warga yang disebut-sebut pelaku penambangan di kawasan masuk Wilayah Pertambangan Negara (WPN) itu. Masyarakat meminta agar ponton TI Rajuk itu dibongkar dan diangkat.
“Malam tadi saya mendampingi tokoh agama dan warga Berok mendatangi kawasan Pungguk melihat apakah benar ada TI Rajuk yang beraktivitas dikawasan itu,” ujar Camat Koba Muslimin, Jum’at (19/07/2019).
Dikatakannya, jumlah TI Rajuk yang beroperasi sebanyak empat unit TI Rajuk yang sudah terakit dan satu unit sedang beroperasi,” ungkapnya.
“Malam tadi juga kita mendatangi rumah pemilik TI Rajuk supaya tidak melakukan aktivitas penambangan dikawasan Pungguk, Kenari dan Merbuk,” tuturnya.
Ia menghimbau kepada para penambang untuk tidak melakukan aktivitas penambangan dikawasan Pungguk, Kenari dan Merbuk karena dilarang.
“Kawasan itu memang tidak boleh dilakukan penambangan, kemudian membahayakan dan berdampak pada masyarakat,” tukasnya. (ran/6)

Related posts