by

Mantan Penjual Koran, Ingin ke Senayan

-Belitong, Featured-329 views
Bang Haji Andeska bersama dua putrinya. (Foto: Istimewa)

 

Perjuangan hidup seseorang tidak selamanya lurus tanpa gelombang. Tidak serta merta lahir lalu sukses tanpa berusaha. Hal ini pula yang dirasakan Bang Haji Andeska. Saat kecil, ia yang akrab dipanggil Cudek hanya penjual kue keliling di kampungnya Pulau Belitong. Lalu menjadi penjual koran dan wartawan saat hijrah ke Bandung, Jawa Barat. Dan kini berniat mengabdikan diri menjadi wakil rakyat di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Putra kelima dari ayah Asmad Udok warga Kecamatan Kampit, Kabupaten Belitung Timur dan ibu Rasna kelahiran Badau Kabupaten Belitung ini sempat kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Meski ayahnya hanya bekerja menjadi buruh mesin bubut di PT Timah Wilasi Kampit, dan ibunya pembuat kue kampung, Bang Haji Andeska yang di E-KTP-nya tertulis nama H Usmandie A Andeska kini sukses dengan sejumlah usaha yang dirintisnya. Salah satunya memiliki usaha pemancar yakni PT Radio Bukit Pangkuan di Belitung.

Pengalaman getirnya menjadi penjual koran saat kecil, ternyata menjadikan pria kelahiran Belitung 23 September 1961 ini seorang wartawan handal. Dari data yang didapat Rakyat Pos, Bang Haji Andeska memulai karirnya saat aktif menjadi wartawan sejak tahun 1983. Dari tahun itu hingga 1986, ia adalah wartawan media online Antara di Bandung dan Palembang. Lalu pada tahun 1988 pernah menjadi wartawan Harian Prioritas di Jakarta. Tahun 1989-1996 jadi wartawan di Sriwijaya Post Palembang, pernah berkarir di Harian Media Indonesia (Jakarta), dan menjabat sebagai Pemimpin Redaksi di Majalah Tropis di Jakarta serta sederet usaha dalam wiraswastanya.

Untuk pengalaman organisasi, Andeska pun sudah tertempa sejak muda. Dia saat bersekolah di SMA Kemah Indonesia Bandung sudah menjadi Ketua OSIS periode 1980-1982. Aktif juga di Karang Taruna Kecamatan Andir Bandung sebagai ketua pada tahun 1981-1983. Pernah menjabat Sekretaris Ikatan Keluarga Masyarakat Belitung (IKMB) 1991-1994 lalu Ketua Umum IKMB Jakarta pada 2010, Ketua Tim Komunikasi Presidium Pembentukan Provinsi Babel tahun 1999-2005, Ketua BPIP Babel dan Ketua FKPP Babel 2014.

Kini, Bang Haji Andeska memiliki 3 putri dari pernikahannya dengan Ir Fitri Erlina Hutasuhud. Mereka yakni Liya Rizqia Armina yang tengah menyelesaikan skripsi sarjana Hubungan Internasional di Universitas Gaja Mada, Nabila Dwi Hilmiyanti  mahasiswi semester lima di Administrasi Niaga Universitas Indonesia dan Adila Triputri Septiana masih duduk di salah satu SMA Negeri di Tangerang Selatan.

“Dulu saya ini waktu kecil tukang jual kue atau jaja’ bahasa Belitongnya, keliling di Kampit. Ketika SMA jualan koran dan majalah di persimpangan jalan Pasisir Kaliki Bandung. Berlanjut menjadi loper koran dan majalah dengan pelanggan hampir 3000 orang. Kemudian berkembang besar menjadi agen. Mengelola koran dan majalah lebih 5000 eksamplar setiap hari. Lalu jadi wartawan dan inshaallah jika diberi amanat ingin mengabdikan diri dimasa tua ini di Senayan,” ungkapnya kepada wartawan harian ini, Kamis (6/9/2018).

Andeska menegaskan tak ada manusia yang sempurna dan berhasil tanpa perjuangan. Karena itu kepada generasi muda ia menekankan untuk tidak mudah mengeluh dalam berjuang. “Kemiskinan dapat kita rubah dari diri kita sendiri dan perjuangan kita sendiri,” pungkasnya. (ahy/1)

Comment

BERITA TERBARU