by

Mantan Napi Koruptor Dilarang Ikut Pemilu, Suryansyah: Berlaku juga untuk Bangka Tengah

-Politik-416 views

Ditetapkan dalam PKPU No 14 Tahun 2018

KOBA – Adanya aturan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang melarang mantan nara pidana (Napi) korupsi ikut Pemilu 2019 rupanya berlaku hingga ke daerah.

Menurut Ketua KPU Bangka Tengah, Suryansyah, isu terbaru itu dilarang untuk mereka yang ditetapkan sebagai koruptor, pelecehan seksual anak, bandar narkoba.

“Ini masih dalam ranah perdebatan di KPU RI. Namun, KPU tetap bersikap keras dan melarang narapidana koruptor ikut Pemilu khususnya bagi Caleg Dewan Perwakilan Daerah (DPD),” ujarnya.

Dikatakannya, aturan mantan Narapidana Koruptor dilarang ikut Pemilu telah ditetapkan dalam PKPU Nomor 14 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Perseorangan anggota pemilu Dewan Perwakilan Daerah pasal 60 ayat 1 huruf J terkait syarat calon.

“PKPU mengenai larangan narapidana koruptor ikut Pemilu sudah disahkan. Aturan ini berlaku juga untuk di Bangka Tengah,” ungkapnya.

Sedangkan untuk anggota legislatif katanya masih digodok di KPU Pusat dan DPR RI. Sedangkan untuk kasus pidana umum tidak masalah kecuali mereka umumkan kepada masyarakat.

“Sejauh ini larangan itu berlaku untuk Anggota DPD. Untuk anggota legislatif aturannya masih dibahas di KPU Pusat dan DPR RI,” terangnya.

Ia berharap kepada mantan narapidana yang ingin berpartisipasi dan mendapatkan hak politiknya sebagai peserta Anggota Legislatif silakan mengumumkannya kepada publik kecuali tidak berlaku bagi anggota DPD.

“Kalau untuk DPD, bila tersangkut tiga kasus diatas, kendati diumumkan ke publik tetap tidak bisa berpartisipasi dan nyaleg. Kita belum tahu ada apa nggak yang di Bangka Tengah,” tukasnya. (ran/3).

Comment

BERITA TERBARU