Mandat Saksi Demokrat Diduga Dipalsukan

  • Whatsapp

Partai Bawa ke Ranah Hukum
Minta PPK Cabut Saksi Palsu

PANGKALPINANG – Ketua DPC Partai Demokrat Kota Pangkalpinang, Dian Rasyid berang. Pasalnya, surat mandat saksi untuk sejumah kecamatan di Pangkalpinang, telah dipalsukan oleh Orang Tak Dikenal (OTD).
Mendapati pemalsuan surat mandat tersebut, seluruh surat dilakukan upaya pencabutan diganti dengan surat mandat baru.
Namun, untuk surat mandat di Kecamatan Gerunggang, sempat ada upaya penolakan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dengan alasan surat mandat yang dipalsukan tersebut terlebih dahulu dicabut oleh OTD yang bersangkutan.
“Surat mandat saya telah dipalsukan, saya minta surat yang palsu tersebut dicabut oleh PPK dan digantikan yang resmi dari saya,” kata Dian kepada wartawan, Sabtu (20/4/2019).
Dian menyebutkan, dalam surat mandat yang palsu tersebut, tercantum nama saksi atas nama Togar Harahap, sementara dia mengaku tidak mengenal oknum tersebut.
“Saksi resmi yang saya kasih mandat itu namanya Evi dan Nurmala, sementara ketua DPC tidak pernah memberi mandat kepada Togar,” ujarnya
Ditegaskannya, tanda tangan yang tertera didalam surat mandat yang palsu tersebut, bukanlah tanda tangan dirinya.
“Tandatangan saya juga telah dipalsukan, kemudian logo Partai Demokrat di surat tersebut juga merupakan hasil fotokopi dan stempelnya juga palsu,” tegasnya.
“Formatnya juga salah, didalam surat mandat yang palsu itu untuk TPS bukan PPK,” lanjutnya.
Menindaklanjuti permasalahan tersebut, dikatakan Dian, pihaknya akan membawa perkara ini ke ranah hukum. “Saya akan tuntut Togar Harahap ke pihak kepolisian, itu harus,” ujarnya.
Dia berharap, surat mandat yang palsu tersebut dapat diganti oleh pihak PPK Kecamatan Gerunggang dengan surat mandat yang resmi.
Sementara itu, permasalahan surat mandat saksi yang palsu di sejumlah kecamatan di Kota Pangalpinang, dengan cepat ditangani oleh Panwascam Gerunggang dan Bawaslu Pangkalpinang.

MANDAT PALSU – Ketua DPC Partai Demokrat kota Pangkalpinang menyerahkan surat mandat saksi resmi kepada pihak PPK Gerunggang, dan meminta surat yang dipalsukan atas nama Togar Hararap dicabut. Demokrat sendiri akan membawa masalah tersebut ke ranah hukum. (foto: Roni Bayu)

Divisi Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Pemilu Bawaslu Pangkalpinang Novrian Saputra, ikut membantu memecahkan permasalahan surat mandat palsu yang dialami oleh DPC Demokrat Pangkalpinang.
“Tadi sudah kita selesaikan peserta pemilu dan penyelenggara. Dan ini kita mengunakan administrasi cepat secara mufakat,” kata Novrian kepada wartawan, usai musyawarah di Kantor Panwascam Gerunggang.
Dia juga mengungkapkan, hasil dari musyawarah tersebut telah terjadi kesepakatan antara pihak pemohon yaitu DPC Demokrat Pangkalpinang dengan termohon PPK Gerunggang.
Surat mandat saksi Partai Demokrat Pangkalpinang yang dipalsukan untuk PPK Taman Sari. “Pemohon minta ditarik kembali dan memberikan surat mandat yang baru. Dan termohon dalam hal ini pihak penyelenggara, memberikan surat mandat yang lama kepada pemohonnya dan menerima surat mandat yang baru dari pemohon,” terangnya.
Sebelumnya telah terjadi perbedaan pendapat antara pihak DPC Demokrat dengan PPK Kecamatan Gerunggang. Pihak PPK meminta permasalahan surat mandat saksi tersebut diselesaikan terlebih dahulu secara internal partai, namun pengurus DPC Demokrat menganggap permasalahan tersebut merupakan wewenang Ketua DPC untuk menukar surat mandat yang asli. (ron/6)

Related posts