Makorem Pindah ke Perkantoran Gubernur

  • Whatsapp

Pemprov Hibahkan Tanah 3,5 Hektar

Pangkalpinang – Markas Korem 045/Gaya yang berada di Desa Belilik Bangka Tengah, akan pindah ke pusat kota.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghibahkan lahan seluas 3,5 hektar di kawasan perkantoran gubernur untuk dibangun Makorem yang representatif.
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengatakan kehadiran Makorem yang dekat dengan pusat kota ini akan semakin mempermudah untuk berkoordinasi dalam hal pengamanan, dan juga lainnya.
“Babel ini kecil tapi tantangan keamanannya besar. Kita punya banyak pulau, sehingga kami perlu mendukung keberadaan Makorem di lokasi kantor Gubernur,” ujarnya, disela pencanangan relokasi Makorem, Rabu (24/4/2019).
Ia menyebutkan, selain Makorem, nantinya beberapa gedung vital instansi terkait lainnya juga akan dibangun, dan akan lebih terpusat pada kompleks perkantoran.
“Kita Hibahkan lokasi ini enam bulan yang lalu dan itu direspon dengan cepat oleh Mabes TNI AD, sehingga tahun ini sudah dibangun, kita berharap akhir tahun ini sudah bisa dioperasionalkan,” tandasnya.
Tanah lahan seluas 3,5 hektar ini, diharapkan dapat meningkatkan aktivitas Makorem akan lebih mantap. Kedepan, dengan relokasi tempat baru ini juga akan dikembangkan seperti detasemen kesehatan dan lainnya.
“Korem lama jadi Bataliyon kesehatannya, sedang kita rancang bersama karena ada tipe khsusus harus deket perairan karena harus ada tempat untuk sporting kapal dan bisa digunakan keamanan dan tanggap darurat bencana,” imbuhnya.
Sementara itu, Komandan Korem 045 Gaya, Kolonel Infantri Dadang Arif Abdurahman, mengatakan, pembangunan makorem menelan biaya sebesar Rp 7,3 miliar untuk tahap pertama yang bersumber dari APBN, dimana tahap I akan dibangun dua lantai yang dilengkapi dengan Mako, rumah jaga dan pos jaga.
Kedepan dengan dinaikkannya tipe korem menjadi A, maka akan bertambah pula personil, peralatan dan alutsista.
“Tentunya dengan dinaikkan menjadi Tipe A, nanti akan ada bekang, harus ada kapal motor cepat, detasemen kesehatan, ada detasemen perhubungan. Termasuk penambahan personil sekitar 3000 orang dan Alutista standar TNI,” bebernya.
Ia menambahkan, keberadaan Korem ini tugas membantu pemda, dan untuk di Babel, dalam membina potensi wilayah baik aspek geografi dan demogrami serta aspek aspek lainya.
“Keberadaan Korem dekat dengan pusat kota akan lebih efektif. Karena selama ini memakan waktu 30-40 menit koordinasi kami alami kesulitan, sebenarnya relokasi sudah ada dalam rencana strategis, dan kami mengapresiasi Pemprov yang sangat responsif dan mendukung,” tutupnya. (nov/6)

Related posts