Maju Jalur Perseorangan Pilkada Babar, Deddi Wijaya Targetkan 15 Ribu KTP

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Ketatnya persaingan untuk mendapatkan tiket menjadi Calon Wakil Bupati Bangka Barat (Babar) usungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tampaknya mulai membuat politisi Partai Golkar, Dedi Wijaya putar haluan.

Meski pasrah dengan keputusan partai berlambang banteng dengan moncong putih itu jika tak memilihnya untuk maju di Pemilihan Wakil Bupati Babar, namun tak menyurutkan anggota DPRD Babel periode 2014-2019 untuk mencoba peruntungan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Keinginan tersebut tetap akan dilaluinya walau harus majui melalui nonpartai atau jalur perseorangan (independen). Bahkan diakui Deddi bahwa timnya sudah bergerak ke tengah masyarakat untuk mensosialisasikan dirinya dan juga mengumpulkan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) masyarakat yang mendukung.

“Saat ini sudah terkumpul seribuan, hingga pengumuman KPU nanti untuk Pilkada disiarkan proses pengumpulan KTP masih berjalan dan kita lakukan,” kata Dedi melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan, Minggu (22/9/2019).

Deddi menuturkan ingin maju sebagai Calon Bupati Bangka Barat dari dukungan murni masyarakat. “Definisi demokrasi itukan kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat, maka hal ini saya lakukan untuk mengembalikan cita-cita demokrasi itu,” ungkapnya.

Selain itu menurut Deddi alasannya maju sebagai calon independen dikarenakan saat ini tingkat kepercayaan masyarakat kepada partai politik dalam Pilkada tidak seperti dalam Pemilihan Legislatif.

“Di pilkada masyarakat lebih menilai kredibilitas dan kualitas seorang calon tersebut. Kita lihat tanpa keterikatan parpol apakah masyarakat punya penilaian berbeda dengan ini, Insya Allah kita akan kumpulkan sampai lima belas ribu,” tukasnya.

Deddy menargetkan akhir November 2019 terkumpul sekitar 15.000 KTP masyarakat Babar. Disamping memang belum ada komunikasi dengan partai manapun terkait niatnya namun tidak menutup kemungkinan jika ada partai politik yang memberikan ruang dan ingin mencalonkannya sebagai Calon Bupati Bangka Barat dirinya tetap siap.

“Saatnya kita memberikan warna politik yang berbeda dan di daerah lain telah terbukti banyak juga yang berhasil menjadi kepala daerah melalui jalur independen tersebut. Ini juga suatu penawaran yang berbeda di masyarakat, selama ini dari awal terbentuknya Babar belum pernah ada calon bupati yang maju jalur nonpartai,” pungkasnya. (ron/10)

Related posts