Mahfud MD: Pemerintah akan Lindungi Umat Beragama

  • Whatsapp
Menkopolhukam Mahfud MD, saat mengunjungi Keuskupan Pangkalpinang, Kamis (27/2/2020). (Nurul Kurniasih)

PANGKALPINANG – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia (RI), Mahfud MD menegaskan, bahwa pemerintah akan menjamin dan melindungi setiap umat bergama di Indonesia, untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing, tak terkecuali di Provinsi Babel dan di seluruh NKRI.

“Kami sependapat menjaga kehidupan bersama umat beragama, tidak tergantung jumlah penduduk atau pengikutnya, di depan hukum sama, kami berkeyakinan bahwa kalau orang melaksanakan ajaran agama dengan baik, semua umat beragama ikuti ajaran agamanya dengan baik, kedamaian akan terlaksana,” kata Mahfud, saat mengunjungi Keuskupan Pangkalpinang, Kamis (27/2/2020).

Read More

Ia menegaskan, bahwa setiap orang, harus dilindungi dalam melaksanakan ajaran agamanya. Karena hal ini, sudah diamanatkan dalam Undang-undang Dasar 1945, dan sesuai dengan Pancasila.

“Semua harus dilindungi, dan memberi keamanan,” imbuhnya.

Kedatangan Mahfud ke Keuskupan ini, selain disela kegiatan Kongres Ulama Islam Indonesia (KUII) ke-tujuh, ia juga menjalankan perintah Presiden RI untuk menyelesaikan persoalan penolakan pembangunan geraja di Karimun, Kepri.

Dalam hal ini, sebut Mahfud, diselesaikan secara baik, bahkan tidak ada masyarakat yang ditahan oleh aparat.
“Saya pastikan tidak ada orang ditahan dalam kasus ini, dan jangan ada pemanggilan sampai suasana kondusif,” tukasnya.

Selain bersilaturahmi, ia juga mengecek semua perkembangan berdasarkan info dari uskup Keuskupan Pangkalpinang, mengenai perkembangan Karimun dan kehidupan beragama lainnya.

“Semua berjalan baik, mudah-mudahan masyarakat tidak terpancing dengan media nggak jelas di medsos banyak berita liar, seperti penahanan yang sebenarnya tidak ada. Makanya kita mendorong semua umat beragama berjalan dengan baik,” ulasnya.

Disinggung persoalan lain, yang terjadi di Minahasa misalnya, terkait kerusakan masjid sudah ditangani dan diproses secara hukum.

Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr. Prof. Dr. Adrianus Sunarko OFM, mengucapkan terimakasih atas kehadiran Menkopolhukam, sekaligus memberikan perhatian terhadap keberlangsungan umat beragama.

“Khusus berkaitan masalah di Karimun, terimakasih pak Mahfud telah datang bersilaturahmi, beliau menegaskan bahwa pemerintah melindungi hak kaum beragama apapun untuk melaksanakan peribadatan dan hak yang melekat sebagai warga negara Indonesia,” ujarnya.

Berkaitan dengan pembangunan Gereja Karimun, kata dia, proses hukum berjalan, silaturahmi dilakukan dengan macam-macam upaya, dan ia berharap hak untuk beribadah dapat terwujud.

“Saat ini pembangunan renovasi ditunda, proses hukum berjalan, dialog juga berjalan, kita lihat kalau situasi kondusif berjalan lagi, sekarang sedang dilakukan proses,” pungkasnya. (nov/6)

Related posts