by

LPP RRI Sungailiat Peringati Hari Jadi RRI ke-73

-Bangka-82 views
Penyulutan obor Tri Prasetya saat peringatan Hari Jadi RRI ke-73 di Kantor LPP RRI Sungailiat, Rabu (12/9/2018). (foto: Cepenk Susanti)

SUNGAILIAT – Perayaan puncak Hari Jadi ke-73 Radio Republik Indonesia (RRI) pada Rabu (12/9/2018) turut diperingati LPP RRI Sungailiat. Dalam peringatan yang dilaksanakan di ruang pertemuan RRI Sungailiat ini ditandai dengan penyulutan obor Tri Prasetya yang juga dilaksanakan secara serentak di Indonesia.

Kepala LPP RRI Sungailiat, Harianto dalam sambutannya mengatakan jika masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang akan segera diperbaiki di jajarannya untuk kepentingan masyarakat Babel. Pihaknya, kata dia, akan mendampingi kampung untuk menjadi kampung mandiri dan kampung radio dan akan dilaksanakan di Bukit Layang dalam waktu dekat.

“Kami juga akan mendengarkan masukan dari Pak Yan (Sekda Provinsi Babel-red) untuk melebarkan sayap dengan kerja sama melibatkan radio siaran di bawah pembinaan Pemda dengan menyiarkan bersama acara agenda dan informasi sehingga apa yang menjadi aspirasi masyarakat baik di Belitung, Bangka Barat, Pangkalpinang, Bangka Selatan dan lainnya,” kata Harianto.

Selanjutnya, kata Harianto, bersama TVRI Babel pihaknya akan belajar untuk mewujudkan inovasi RRI Net seperti yang diprogramkan dari RRI Pusat. “Jadi audionya dikendalikan RRI dan visualnya oleh TVRI. RRI Net bukan untuk menjadi TV tapi menayangkan apa yang ada di RRI secara live,” ujarnya.

Bupati Bangka, H. Tarmizi Saat mengatakan RRI sudah memberikan kontribusi yang cukup baik seperti obor penerang yang tidak pernah padam. Bentuk dukungan nyata terhadap keberadaan dan keberlangsungan RRI, kata dia, adalah dengan membagikan 230 radio selama menjabat sebagai sekda dan sebagai bupati membagikan 532 buah radio.

Tarmizi menilai program agenda dan informasi adalah program yang baik dimana antara pemda dan masyarakat dapat saling mengisi. “Harusnya ini diikuti di tingkat provinsi sebagai masukan bagi gubernur. Humas kabupaten dan provinsi harus diputar radio agar masukan masyarakat masuk. Ini hal kecil dan perlu untuk akomodir segala masalah,” bebernya.

Sekda Provinsi Kepulauan Babel Yan Megawandi mengatakan, ada tiga hal yang perlu dimaknai dalam peringatan HUT RRI ke-73 tahun yaitu semangat patritotisme dalam mempertahankan NKRI, kesetian pada negara RI dan komitmen RRI untuk memberikan layanan publik yang prima.

“Bagaimana RRI menjembatani aspirasi yang berseliweran dan fokus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Babel. Itu muara yang disuarakan oleh corong RRI. RRI harus bisa mengawal program unggulan tujuh kabupaten dan kota serta provinsi. Kepada angkasawan RRI terus bersemangat meningkatkan dedikasi, pemahaman, kualitas dan jaringan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Yan Megawandi mengaku beruntung pernah menjadi bagian dari RRI. Pada tahun 1994, dirinya pernah menjadi reporter dan penyiar di RRI Sungailiat. “Tahun 1994 RRI Sungailiat diresmikan, saya beruntung bisa menjadi reporter dan penyiar di RRI waktu itu masih di Cokro dan sekarang RRI sudah semakin maju dan RRI Net sudah diluncurkan,” kata Yan.

Pada kesempatan itu, didengarkan juga pidato langsung oleh M. Rohanudin selaku Dirut RRI Pusat dari Jakarta. Hadir juga pada acara tersebut Kepala Kemenag Bangka, Nasution, Kasat Narkoba Polres Bangka, AKBP Albert Daniel Tampubolon, Kepala Dinkes Then Suyanti, Kepala Dispernak, Kemas Arfani Rahman, Direktur PDAM Tirta Bangka, Suhendra, komisoner KPID Babel, Laskar Sekaban serta tamu undangan lainnya.(snt/10)

Comment

BERITA TERBARU