Lomba Pantun Bersaut, Lestarikan Budaya Melayu

  • Whatsapp
Kapolres AKBP Aris bersama Wabup didampingi pejabat daerah dan peserta lomba pantun bersaut di Gedung Dharma Wanita Sungailiat, Rabu (15/1/2020). (foto: Riski Yuliandri)

SUNGAILIAT– Sebanyak 52 peserta mengikuti lomba pantun bersaut yang digelar Polres Bangka di Gedung Dharma Wanita Sungailiat, Rabu (15/1/2020). Para peserta tersebut meliputi dari pelajar SMA, instansi/OPD, TNI/Polri dan umum.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono dan dihadiri Wakil Bupati Bangka, Syahbudin serta Forkompinda lainnya.

Muat Lebih

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Aris mengatakan lomba pantun bersaut sengaja digelar oleh jajarannya dalam menjaga kearifan lokal budaya melayu.

“Kita tau bahwa pantun merupakan budaya melayu dan ini harus kita jaga dan lestarikan. Selain itu kegiatan ini juga untuk memperkuat dalam menjaga suasana kantibmas kita,” ungkapnya.

Selain itu dengan adanya kegiatan ini, Aris berharap dapat memupuk rasa untuk mencintai budaya khususnya di Kabupaten Bangka dan Bangka Belitung.

“Beberapa waktu lalu kita gaungkan tari bedincak sehingga mencairkan suasana di masyarakat pasca pemilu,” tambahnya.

Dia juga berharap agar ke depan kegiatan lomba pantun tersebut bisa lebih ditingkatkan lagi mengingat pantun merupakan salah satu ciri khas budaya melayu yang wajib untuk dilestarikan.

“Saya harapkan kegiatan berpantun ini bisa diselenggarakan oleh instansi-instansi ataupun masyarakat yang lainnya sehingga pantun-pantun yang biasa dipakai dalam setiap acara atau event bukan dianggap sebagai ceremony tapi memang benar-benar melekat di masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka, Syahbudin menyambut baik serta mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan lomba pantun tersebut.

“Kegiatan ini selain sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa juga sebagai ajang untuk meningkatkan tali silaturahmi, untuk itu atas nama pribadi dan pemerintah daerah kami sangat mengapresiasi atas digelarnya kegiatan ini,” ujarnya.

Mulkan Beri Apresiasi

Bupati Bangka, Mulkan memberikan apresiasi kepada kepolisian resor daerah itu yang telah menggelar lomba pantun bersahut guna melestarikan adat budaya daerah. Hal itu disampaikan saat menutup lomba pantun bersambut di Sungailiat, Rabu yang digelar oleh Polres Bangka selama satu hari.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kapolres yang telah menginisiatori lomba pantun sebagai upaya melestarikan adat budaya daerah,” katanya.

Bupati menilai, Polri telah berhasil melakukan reformasi birokrasi dimana keberadaannya tidak hanya dalam melakukan penegakan hukum namun turut terlibat membangun daerah dan sumber daya manusia melalui berbagai lini kegiatan.

“Kepolisian sekarang benar-benar mampu mewujudkan kondisi kamtibmas yang kondusif melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan,” jelas bupati.

Kegiatan lomba pantun bersahut menurut bupati, selaras dengan pemerintah Kabupaten Bangka dimana memberikan ruang edukasi kepada anak-anak atau generasi muda meningkatkan bakat dan kreasinya.

“Lomba pantun bersahut ini pula sebagai langkah untuk menghindari hal-hal negatif dan penyakit masyarakat di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Pihak juri berhasil menetapkan juara lomba pantun bersambut yang diikuti lebih kurang 99 peserta masing-masing, kategori perorangan tingkat SMA, juara pertama atas nama Devitriana dari SMA Bakti Sungailiat, juara kedua M. Bilal dari SMAN 1 Pemali dan juara ketiga Fariz Alfarizi utusan SMA N 1 Sungailiat.

Sedangkan tingkat perorangan instansi Polri dan umum, juara pertama atas nama, Rosdiana dari Keluruhan Srimenanti, juara kedua Aditya S santi dn juara ketiga Tazarudin SDN 3 Belinyu.

Sementara itu untuk kategori umum beregu, juara pertama dan kedua direbut peserta dari SMA Negeri 1 Sungailiat dan juara ketiga dari SMAN 1 Riau Silip. (mla/ant/10)

Pos terkait