Lima Orang Cabup Bangka Tengah Daftar Melalui Demokrat

  • Whatsapp
Ketua Bappilu DPD Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Babel, Yuliyanto Satin

RAKYATPOS.COM, KOBA – Sejak DPC Partai Demokrat membuka pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah tanggal 14 Februari 2020 pekan kemarin ternyata mendapat apresiasi sangat tinggi dari para kandidat.

Faktanya sudah ada lima orang Bakal Calon Bupati Bangka Tengah yang mendaftar melalui Partai Demokrat ini untuk maju Pilkada Serentak 2020.

Lima orang itu yakni Didit Srigusjaya sekaligus Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Korari Suwondo yang merupakan Anggota DPRD Bateng menyusul Yuliyanto Satin yang saat ini menjabat Wakil Bupati Bateng, diikuti Ibnu Saleh petahana Bupati Bangka Tengah dan Ibu Endang Kusumawati mantan Cawako Pangkalpinang Tahun 2018.

Didit Srigusjaya mendaftar pada Jum’at (14/02/2020) pekan kemarin. Sedangkan empat orang lainnya H. Korari Suwondo, Yuliyanto Satin, Ibnu Saleh dan Endang Kusumawati mendaftar pada hari Senin (17/02/2020) dalam waktu yang berbeda. Untuk Ibnu Saleh pada hari itu juga mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Demokrat.

Baca Lainnya

“Pertama-tama kami mengapresiasi atas kelima orang yang telah sudi mendaftar ke Partai Demokrat yakni Didit, H. Korari, Yuliyanto, Ibnu Saleh dan Ibu Endang. Saya nggak menyangka seantusias ini respon para calon yang maju,” ujar Yuliyanto Satin, Ketua Bappilu DPD Partai Demokrat Babel, Selasa (18/02/2020).

Ia menyampaikan hasil dari penjaringan Cabup di Partai Demokrat nantinya diverifikasi oleh DPC Demokrat karena hak otonom ada di DPC.

“Hak otonom dalam penjaringan ini merupakan hak DPC. Nanti DPC mempresentasikan ke DPD Demokrat dan di tingkat DPP. Pihak DPD tidak melakukan intervensi, tapi harapan kami DPP juga mendengar keterangan dari DPD. Walaupun kewenangan otoritas ada di DPC, namun keputusannya tetap dikeluarkan oleh DPP,” ungkapnya.

Ia menambahkan gambaran koalisi Partai Demokrat sudah mengerucut dua nama yakni Ibnu dan Didit, tapi Demokrat belum menentukan sikap ke poros Ibnu atau Didit.

“Proses penjaringan ini nantinya sebagai bahan evaluasi dan dukungan Partai Demokrat untuk menentukan poros koalisi apakah ke Ibnu atau Didit,” tuturnya. (ran).

Related posts