by

LHE SAKIP KemenPAN-RB 2018, Bangka Tengah Raih Predikat “BB”


KOBA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) kembali menyerahkan Laporan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LHE SAKIP) Tahun 2018 kepada 174 pemerintah kabupaten dan kota, salah satunya Kabupaten Bangka Tengah termasuk 11 pemerintah provinsi di wilayah Regional 1 meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kepri, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Barat dan Banten.

Menteri PAN-RB Syafruddin langsung menyerahkan LHE SAKIP Tahun 2018 kepada pemerintah daerah di wilayah I, yang dihadiri Deputi Pelayanan Publik, Deputi Bidang SDM, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, Muhammad Yusuf Ateh), para gubernur, bupati dan walikota, sekda dan kepala OPD bertempat di The Trans Luxury Hotel Bandung, Senin (28/01/2019).

Pada penyerahan LHE SAKIP tersebut Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memperoleh predikat nilai “BB”. Adapun kategori nilai itu adalah A (80-90), BB (70-80), B (60-70), CC (50-60), C (30-50) dan D (0-30). Dalam penyerahannya hanya satu pemerintah daerah yang berhasil meraih predikat “AA” yaitu Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hanya mendapatkan predikat “B”.

Disamping itu, terdapat 5 kabupaten/ kota mendapat predikat D, 97 kabupaten dan /kota mendapat predikat C, kemudian predikat CC sebanyak 162 kabupaten/ kota, predikat B berjumlah 185 kabupaten/kota, predikat BB sebanyak 40 kabupaten/kota dan 9 kabupaten/kota yang meraih predikat nilai A. Untuk predikat nilai “BB” di Provinsi Bangka Belitung, hanya Kabupaten Bangka Tengah yang mendapatkannya.

Dalam sambutannya, Menteri PAN-RB Syafruddin menegaskan bahwa keseriusan dan komitmen bupati, walikota dan sekretaris daerah sangat diperlukan untuk mendorong percepatan implementasi reformasi birokrasi. Kepala daerah diharapkan memberikan perhatian untuk terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan sekaligus berorientasi kepada hasil serta manfaatnya. “Saya sarankan segera lakukan replikasi ke instansi pemerintah lain yang sudah lebih baik dalam penerapan SAKIP-nya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh mengungkapkan birokrat harus merubah mindset dari mental menghabiskan anggaran menjadi mental memberi manfaat dari hasil kerja yang dilakukan. “Kita perlu bekerja secara terstruktur untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat menuju Bangka Tengah yang lebih baik dan sejahtera serta unggul,” ungkapnya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada jajarannya, sekda, asisten, staf ahli, staf khusus, kepala OPD dan kepala bagian yang telah bekerja keras selama dalam mendapatkan predikat nilai BB tersebut. “Nilai BB ini tidak mudah untuk didapatkan, kedepannya kita harus lebih baik dan lebih meningkat kinerja kita dalam merencanakan kegiatan yang terintegrasi serta penggunaan anggaran,”katanya. (ran/10)

Comment

BERITA TERBARU