Lewat Program Tali Kasih, BKPRMI Bangka Bantu Korban Kebakaran

  • Whatsapp
Ketua BKPRMI Bangka didampingi pengurus menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Mendo Barat, Kamis (19/7/2018). (foto: Cep Susanti)

SUNGAILIAT- DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bangka melalui program tali kasih menyambangi Atok Hamid (70), korban kebakaran di Desa Paya Benua, Kecamatan Mendo Barat, Kamis (19/7/2018).

Kedatangan BKPRMI Bangka yang dipimpin ketuanya Hari Subari, untuk menyerahkan bantuan uang tunai dan pakaian layak pakai. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Atok Hamid didampingi istri dan keluarganya.

Hari Subari didampingi pengurus Yudha Adinata menyampaikan program tali kasih BKPRMI Bangka rutin dilakukan dalam upaya berbagi kasih kepada masyarakat yang membutuhkan. Terutama yang tertimpa musibah karena bencana, sakit maupun musibah lainnya.

“Dengan harapan bisa membantu meringankan penderitaan sesama. Dana yang disalurkan merupakan sumbangan dari pengurus, aktivis remaja masjid maupun jemaah pengajian pemuda muslim,” kata Hari Subari.

Sambil menyampaikan ucapan terima kasih kepada BKPRMI Bangka, Atok Hamid menceritakan kronologis terjadinya kebakaran yang menghanguskan rumah dan harta bendanya, Jum’at (6/7/2018) dini hari.

Atok Hamid yang sedang terlelap tidur ketika itu tersentak terbangun karena hawa panas yang menjalar di sekujur tubuhnya. Dengan rasa panik karena melihat api yang telah menjalar serta asap yang mengepul, dia berlari keluar rumah sambil berteriak minta tolong kepada warga sekitar rumahnya.

Rumah harta bendanya ludes dilahap api termasuk satu unit sepeda motor jenis Mio sporty milik cucunya. Semenjak kejadian tersebut, Atok Hamid sekeluarga menumpang di rumah keponakan yang berada tidak jauh dari lokasi rumahnya.

“Alhamdulillah, banyak yang memberikan bantuan, baik pemerintah, swasta, organisasi maupun masyarakat. Ada yang menyerahkan material bangunan dan uang tunai. Bahkan warga sekitar bertahap melakukan gotong royong membuat rumah baru di lokasi tersebut,” ujar Atok Hamid. (snt/10)

Related posts