Lewat Aplikasi, Urus Izin PIRT Cuma 12 hari

  • Whatsapp
Kadinkes Bangka bersama Pj Sekda, pejabat Pemkab Bangka dan tamu undangan usai launching aplikasi SMART IN-PIRT di Kantor Bupati Bangka, Senin (20/5/2019).(foto: mg419)

SUNGAILIAT- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka meluncurkan aplikasi SMART IN-PIRT (Sistematis, Modern, Akuntabel, Responsif, Terpadu-Perizinan Pangan Industri Rumah Tangga) untuk membantu pelaku usaha pangan untuk mendapatkan sertifikat PIRT.

SMART IN-PIRT sendiri bisa diakses melalui jaringan internet dengan mengunjungi link http://dinkes.bangka.go.id/smartin_pirt dan mendaftar terlebih dulu menggunakan nomor handphone untuk mendapatkan password.

Kepala Dinkes Bangka, dr. Then Suyanti mengatakan dengan adanya terobosan tersebut maka pelaku usaha kecil di Kabupaten Bangka dapat lebih cepat dalam proses pengurusan izin.

“Bisanya untuk mendapatkan sertifikat perizinan PIRT butuh waktu minimal enam bulan tapi dengan ini hanya butuh waktu 12 hari saja,” kata Then kepada wartawan, Senin (20/5/2019).

Sebelum adanya aplikasi SMART IN-PIRT, dia menjelaskan untuk pengurusan sertifikat PIRT, pelaku usaha harus datang ke dinas kesehatan dan mengikuti prosedur lainnya.

“Aplikasi ini seperti halnya learning, jadi dalam aplikasi itu ada modul dan harus menjawab pertanyaan-pertanyaan disitu tapi ada waktunya juga,” terang Then.

Dia menjelaskan, tujuan dari implementasi inovasi tersebut untuk mewujudkan efektivitas penyelenggaraan PIRT di Kabupaten Bangka.

“Ini untuk membantu bagi pengusaha-pengusaha rumah tangga di bidang pangan karena memberikan kemudahan dalam perizinan sehingga usahanya bisa lebih berkembang. Dengan begitu, keamanan pangan kita lebih terjamin,” tambahnya.

Dalam tes aplikasi tersebut, dia menerangkan, terdapat 28 pengusaha yang mencoba dan terdapat sembilan orang yang tidak lulus dan dapat mencoba kembali.

“Kemarin-kemarin ada 147 orang yang tidak terlayani tapi dengan adanya aplikasi ini jadi bisa lebih cepat dan siapa saja bisa mengaksesnya,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Sekda Bangka, Akhmad Mukhsin mengapresiasi inovasi tersebut sehingga dapat membuka peluang bagi pengusaha pangan di Kabupaten Bangka.

“Ini salah satu cara mengatasi sulitnya perizinan pangan industri rumah selama ini, jadi ini tentu sangat membantu sekali,” ungkapnya.(mg419/10)

Related posts