Lembaga Adat Dusun Air Abik Dilantik

  • Whatsapp
Bupati Bangka, Mulkan menumbuk padi saat di atas lesung saat tradisi adat Nuju Jerami di Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu, Sabtu (20/4/2019).(foto: istimewa)

BELINYU- Ketua Lembaga Adat Melayu Kabupaten Bangka, H. Sarnubi melantik Pemangku Lembaga Adat Dusun Air Abik, Kecamatan Belinyu, Sabtu (20/4/2019).

Pelantikan tersebut disaksikan Bupati Bangka Mulkan yang dilaksanakan pada saat acara Festival Mapur Nujuh Jerami di Dusun Air Abik.

Sarnubi berharap dengan pelantikan tersebut dapat menjaga marwah dan kearifan lokal nenek moyang sebagai salah satu upaya memperkokoh jati diri budaya melayu Bangka.

“Semoga niat baik kita bersama untuk menjaga dan melestarikan adat istiadat, yang ada di tanah Melayu Bangka mendapat ridho Tuhan Yang Maha Kuasa,”katanya.

Sarnubi mengucapkan selamat bekerja kepada para Pemangku Lembaga Adat Dusun Air Abik Kecamatan Belinyu. Ketua pemangku lembaga adat ini diberikan gelar Abok Usang Gedoi.

“Selamat berkerja, selamat mengabdi dengan tulus ihklas menjaga marwah adat Mapur Dusun Air Abik Kecamatan Belinyu, bersama Lembaga Adat Melayu Kabupaten Bangka,’ ungkapnya.

Ingin Tradisi Nuju Jerami Dipertahankan

Sementara itu, Bupati Bangka Mulkan menginginkan tradisi adat Nuju Jerami di Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu dapat dipertahankan guna menarik wisatawan.

“Perayaan adat Nuju Jerami yang digelar masyarakat Air Abik, Desa Gunung Muda Kecamatan Belinyu merupakan khasanah kekayaan budaya daerah yang harus tetap dipertahankan,” kata Mulkan, Sabtu (20/4/2019).

Dia minta seluruh masyarakat di daerahnya mampu mempertahankan nilai kebudayaan daerah serta mampu melakukan inovasi dan harus diwujudkan sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.

“Pemerintah daerah mendukung penuh perayaan atau tradisi adat sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat desa,” katanya.

Bupati pun minta dinas kebudayaan agar intensif menyebarluaskan informasinya, baik melalui kesempatan-kesempatan pameran atau melalui informasi dan berita berbagai media massa.

“Saya minta semua pihak bersinergi bahu membahu dalam memajukan pariwisata daerah yang dikemas didalam kebudayaan daerah,” jelasnya.

Menurut bupati, pemanfaatan budaya terimplementasi melalui sinergi segenap elemen masyarakat yang diharapkan mampu menarik para wisatawan domestik hingga mancanegara.

Perayaan adat Nuju Jerami, digelar setiap tahun oleh masyarakat Desa Gunung Mulia yang ditandai ritual dengan menggotong lesung dan alat – alat untuk menumbuk padi di depan rumah oleh para pemuka ada dusun setempat. Sesampai di depan rumah, lesung diletakkan di tanah dengan dialasi daun terung asam. (2nd/ant)

Related posts